Petugas membantu warga mencari informasi tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Posko Pelayanan SPMB di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu (4/6/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengundangkan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp81,32 triliun pada 23 Desember 2025. Dari total dana tersebut, sektor pendidikan mendapatkan porsi jumbo, termasuk kepastian anggaran untuk program sekolah swasta gratis.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, fokus anggaran tahun ini diarahkan untuk akselerasi program yang bersentuhan langsung dengan warga. Meski nilai APBD 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya karena berkurangnya dana transfer pusat, komitmen pada sektor SDM tetap menjadi prioritas utama.
Pemprov DKI mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp19,75 triliun atau setara dengan 26,59% dari total belanja daerah. Angka ini jauh melampaui batas minimal aturan perundangan yang sebesar 20%.
Menariknya, dalam alokasi tersebut, Pemprov telah menyiapkan dana khusus sebesar Rp282,46 miliar untuk merealisasikan program sekolah swasta gratis. Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat yang tidak tertampung di sekolah negeri.
"Ada juga pos anggaran untuk sekolah swasta gratis sebesar Rp282,46 miliar, serta rehab sekolah dan fasilitas pendidikan sebesar Rp126,12 miliar," ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi, Sabtu (27/12).
Selain itu, bantuan pendidikan tunai tetap berlanjut. Pemerintah menganggarkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sebesar Rp3,25 triliun dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) senilai Rp399 miliar.
Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Diprioritaskan
Tidak hanya pendidikan, pembangunan fisik dan layanan dasar juga mendapat perhatian besar. Michael mengungkapkan bahwa belanja infrastruktur pelayanan publik dialokasikan sebesar 43,06% dari total belanja daerah.
"Kalau sesuai aturan, minimal harus dialokasikan hanya 40%", ungkap Michael.
Anggaran ini akan tersebar ke berbagai sektor krusial, mulai dari pengendalian banjir sebesar Rp3,64 triliun hingga subsidi transportasi umum seperti Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta agar mobilitas warga tetap terjangkau.
Rincian Bantuan Sosial dan Kesehatan
Untuk menjaga daya beli dan kesehatan masyarakat, Pemprov DKI juga menyuntikkan dana besar pada pos-pos berikut:
- BPJS Kesehatan: Rp1,40 triliun.
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ): Rp625,89 miliar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022