
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadiri penyerahan hibah aset Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) kepada pihak yayasan, Kamis (18/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Pemprov DKI menghibahkan Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) kepada pihak yayasan. Penyerahan aset ini disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Gedung YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (18/12).
Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun kemitraan yang transparan dan berorientasi pada masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan warga Jakarta memiliki akses bantuan hukum gratis yang lebih kuat dan mandiri.
"Sebagai Gubernur DKI Jakarta, saya paling bergembira karena hari ini gedung YLBHI akhirnya dapat diserahterimakan dan dihibahkan secara resmi kepada YLBHI. Proses ini kita lakukan melalui koordinasi dan komunikasi yang intensif agar penyelesaian hubungan kelembagaan berjalan tertib dan sesuai ketentuan," ujar Pramono Anung.
Gedung yang berlokasi di pusat Jakarta ini berfungsi sebagai pusat layanan bantuan hukum bagi masyarakat luas. Menariknya, perjalanan untuk mencapai titik ini cukup panjang.
Proses renovasi dan penyempurnaan gedung ini sebenarnya sudah diajukan sejak tahun 2006. Kini, dengan selesainya proses hibah, pengelolaan tanah dan bangunan sepenuhnya berada di bawah kendali Yayasan YLBHI.
Pramono juga menekankan peran vital lembaga ini dalam sejarah Indonesia. Menurutnya, YLBHI adalah garda terdepan dalam menjaga demokrasi dan hak-hak rakyat.
Pramono berharap YLBHI tetap menjadi "lokomotif demokrasi" yang kritis. Ia bahkan memberikan lampu hijau bagi lembaga tersebut untuk terus mengawasi kinerja pemerintah daerah.
"YLBHI akan selalu menjadi suara dan corong rakyat dalam sistem demokrasi kita. Karena itu, kami, Pemprov DKI membuka ruang seluas-luasnya bagi publik, termasuk YLBHI, untuk mengontrol dan mengoreksi jalannya pemerintahan," jelasnya.
Selain memberikan hibah, Pemprov DKI juga berjanji akan terus mendukung penyelesaian pembangunan gedung yang masih memerlukan sentuhan akhir, selama tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Pramono mengaku sering berkunjung dan bercengkerama saat ia masih menjadi Ketua Dewan Mahasiswa ITB dan aktifis. Ia pun mengenal secara erat aktifis-aktifis yang tinggal dan bekerja di YLBHI.
"Ini adalah rumah bagi YLBHI, dan bagi saya pribadi juga seperti pulang ke rumah sendiri. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat demokrasi dan memastikan warga, terutama yang tidak mampu mendapatkan akses keadilan," imbuhnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
