Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Desember 2025, 01.08 WIB

Ditinggal Memasak! Kebakaran Hebat Ludeskan 10 Warung di Kalideres, Kerugian Capai Rp 390 Juta

Ilustrasi kebakaran. (Antara) - Image

Ilustrasi kebakaran. (Antara)

JawaPos.com - Kebakaran hebat melanda kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (16/12) siang. Setidaknya 10 warung semi permanen ludes dilalap si jago merah. Peristiwa ini diperkirakan menyebabkan kerugian material yang fantastis, mencapai Rp 390 Juta.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri, mengonfirmasi insiden yang terjadi di Jl. Utan Jati RT.10 RW.11, Kel. Pegadungan, Kec. Kalideres. Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas memasak.

Kronologi dan Dugaan Penyebab Kebakaran

Informasi mengenai kebakaran warung di Kalideres ini pertama kali diterima petugas pada pukul 13.18 WIB. Dugaan penyebab sementara insiden mengerikan ini adalah karena pemilik warung meninggalkan masakan mereka. Hal ini diperkuat kesaksian warga di lokasi.

"Sekitar pukul 13.00 WIB api terlihat dari dapur Warung madura lalu merambat ke bangunan lainnya dengan cepat karena bangunan semi permanen," ujar Suheri.

Api yang berasal dari dapur di warung itu dengan cepat menyambar bangunan lain karena sifatnya semi permanen. Ini membuat api sulit dikendalikan di awal kejadian. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 300 m².

Petugas Pemadam Kebakaran (Gulkarmat) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi hanya dalam waktu 7 menit, pada pukul 13.25 WIB.

Untuk menaklukkan kobaran api yang membesar, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan total 18 Unit mobil pemadam dan 90 Personel gabungan dari berbagai pos dan sektor. Bahkan, 14 Anggota Redkar (Relawan Pemadam Kebakaran) ikut membantu operasi.

Operasi pemadaman memakan waktu cukup lama. Tahap lokalisir baru tercapai pada pukul 13.49 WIB, dan pendinginan selesai pada 14.20 WIB. 

"Seluruh operasi dinyatakan selesai pada pukul 14.58 WIB, dengan status akhir Hijau (Pemadaman selesai)," jelasnya.

Meskipun kobaran api menyebabkan kerugian material yang besar, Suheri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

"Korban jiwa dan luka nihil," katanya.

Namun, dampak dari musibah ini dirasakan oleh 4 Kepala Keluarga atau total 15 Jiwa yang kehilangan tempat usaha atau tempat tinggal. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 390 juta.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore