Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. (Masria Pane)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sejumlah temuan pelanggaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mengalami kebakaran maut pada Selasa (9/12) kemarin. Pramono secara blak-blakan menyebut gedung tersebut melanggar standar keselamatan bangunan.
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan utama. Pasalnya, dugaan pelanggaran ini disinyalir menjadi penyebab utama tingginya jumlah korban jiwa dalam insiden tragis tersebut. Diketahui, sebanyak 22 orang tewas dalam insiden ini.
"Sebenarnya begini, problem utamanya adalah kalau semuanya mentaati aturan pasti tidak terjadi. Ini kan pasti dibangun tanpa aturan," ujar Pramono ditemui di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).
Gubernur menyoroti indikasi kuat bahwa standar keselamatan tidak dipenuhi sejak awal pembangunan gedung penyimpanan dan penjualan drone tersebut.
Kondisi fisik gedung, terutama fasilitas penyelamatan darurat, dinilai Pramono sangat minim dan fatal.
"Kalau saya lihat struktur dan sebagainya pasti mereka melanggar aturan. Karena apa? Tangganya kecil banget, dan itu yang menyebabkan beberapa orang yang gak bisa turun ke bawah," jelas Pramono.
Situasi makin diperparah karena ketiadaan jalur keluar yang memadai. Pramono menjelaskan, saat api muncul, asap pekat langsung mengepul dari bawah. Para pekerja tidak menemukan pintu darurat dan terpaksa naik ke lantai atas.
"Ketika kebakar, akhirnya orang, karyawannya, naik ke atas semua, kemudian asap dari bawah. Itulah yang menyebabkan kenapa kemudian yang meninggal cukup banyak," ungkap Pramono.
Selain masalah struktur, Pramono juga menyinggung faktor pemicu cepatnya penyebaran api, yakni ledakan pada drone dan baterai lithium yang disimpan di dalam gedung.
"Problem utamanya adalah gedung tidak dipersiapkan dengan rescue kalau terjadi kebakaran. Memang ada pemadam, hydrantnya ada, tetapi yang tidak ada adalah bagaimana kemudian mereka kan menjual ataupun menyiapkan baterai litium untuk dronenya. Yang jadi problem kan kemarin itu," katanya.
Fakta Lapangan: Gedung Terra Drone Minim Proteksi Kebakaran
Kecurigaan Gubernur Anung diperkuat oleh hasil temuan awal di lokasi. Plh Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Mulandono membeberkan bahwa gedung tersebut tidak dilengkapi sistem pencegahan kebakaran yang memadai.
Fasilitas keselamatan standar seperti sprinkler, smoke detector, hingga jalur evakuasi disebut nihil di lokasi kejadian.
"Gedeng tersebut tidak dilengkapi dengan sistem dini pencegahan kebakaran. Dan gedung tersebut belum pernah dilakukan pemeriksaan oleh Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat," ujar Mulandono saat dihubungi, Rabu (10/12).

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
