
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (Muhtamimah/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jagat maya Kembali dihebohkan dengan foto mobil tesla yang berplat merah. Mobil itu diduga mobil dinas di Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Berdasarkan penelusuran JawaPos.com dari situs infopkb.bantenprov.go.id, mobil Tesla dengan nomor polisi B 1002 WQE itu memang berplat merah. Berarti mobil itu benar mobil dinas dan bukan plat palsu.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davie membantah kalau kendaraan itu milik pejabat kota Tangsel. "Bukan," kata Benyamin lewat pesan WhatsApp yang diterima JawaPos.com, Senin (24/11).
Benyamin juga membantah kalau Pemkot Tangsel memiliki kendaraan listrik Tesla. "Pemkot gak punya mobdin Tesla," tegasnya.
Diketahui, saat itu mobil dengan nomor polisi B 1002 WQE melintas di sekitaran Pondok Cabe, Tangsel. Dalam akun unggahan akun X @ghozyulhaq yang memperlihatkan mobil dinas berpelat merah memakai Tesla. Dia mempertanyakan kendaraan itu milik instansi apa.
“Instansi mana yang ngasih mobil dinas pejabatnya Tesla?,” tulisnya dikutip JawaPos.com, Senin (24/11).
Diketahui, kendaraan yang viral itu merupakan Tesla Model S dengan harga diperkirakan mencapai Rp 1,5 hingga Rp 2,7 miliar.
Banyak reaksi netizen yang mempertanyakan kendaraan listrik itu.
"Pejabat tangsel pake tesla, jalanan pada bolong2 si surya insomnia yg nambalin," tulis @lita.lita06.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022