Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 22.20 WIB

Dinas Bina Marga DKI Buka Suara Soal Viralnya JPO Tipar Cakung yang Ujungnya Berada di Tengah Jalan

JPO Tipar Cakung setelah dilakukan revitalisasi. (Dok Dinas Bina Marga DKI Jakarta) - Image

JPO Tipar Cakung setelah dilakukan revitalisasi. (Dok Dinas Bina Marga DKI Jakarta)

JawaPos.com - Dinas Bina Marga (DBM) DKI Jakarta buka suara terkait viralnya kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tipar Cakung, Jakarta Timur. Pihak DBM bergerak cepat dengan membuatkan zebra cross untuk warga agar bisa menyeberang. Walaupun, JPO tidak sampai ujung jalan.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny menuturkan DBM DKI Jakarta memberikan penjelasan terkait kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tipar Cakung, Jakarta Timur, yang pada awal tahun 2025 mengalami kerusakan akibat vandalisme. Kerusakan tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan para pengguna JPO.

"Sebagai respons cepat, Dinas Bina Marga telah melakukan penanganan prioritas berupa perbaikan pada seluruh bagian JPO yang terdampak, termasuk penambahan fasilitas pencahayaan untuk meningkatkan keamanan pada malam hari," ucap Wanita yang akrab disapa Wenny saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (22/11).

Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas, kata dia, diperlukan penambahan bentang JPO agar pengguna dapat terhubung langsung dengan trotoar di sisi jalan seberangnya. Namun, penambahan bentang tersebut membutuhkan perencanaan struktur secara menyeluruh guna memastikan keamanan dan kelayakan konstruksi.

"Sambil menunggu proses perencanaan tersebut, Dinas Bina Marga telah mengambil langkah taktis dengan membangun zebra cross yang menghubungkan ujung JPO ke trotoar di tepi jalan seberang," ungkapnya.

Menurutnya, fasilitas ini ditujukan untuk menambah kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki selama proses penanganan lanjutan.

"Upaya ini merupakan wujud komitmen Dinas Bina Marga dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki serta mendukung mobilitas masyarakat secara optimal," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Tipar Cakung, Jakarta Timur. Bukan karena kondisinya jelek dan berlubang, melainkan ada kejanggalan dari JPO tersebut.

Pasalnya, JPO yang seharusnya menjadi tempat penyeberangan orang tidak berfungsi. Hal ini karena desain JPO untuk turun berada di tengah jalan.

Banyak netizen dan warga yang mempertanyakan desain tersebut. Warga banyak yang tidak bisa menyeberang sampai ke ujung jalan. Karena, tempat turun dari JPO berada di tengah jalan.

Diketahui, jalur yang berada di JPO tersebut sering dilintasi oleh truk bermuatan besar. Sehingga, sangat berbahaya kalua masyarakat menyeberang tanpa menggunakan JPO.

"Niat ga niat ini si, yg penting ada aja jembatan nya," tulis akun @yusuf_rudiansyah91 dikutip Sabtu (22/11).

Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Arema FC! Derbi Jatim Penentu Nasib Eduardo Perez dan Marcos Santos

"@pramonoanungw kmren perasaan baru dr sono pak????, emg ga nyuruh dinas terkait di kaji ulang?," tulis @arrizal_arief.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta mulai memperbaiki JPO Tipar Cakung sejak bulan April 2025 lalu. Diperkirakan pekerjaan perbaikan akan berlangsung selama 2 bulan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore