
Viral video mobil polisi ugal-ugalan di jalan tol. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebuah video berdurasi 18 detik memicu gelombang kemarahan warganet setelah menampilkan aksi sebuah mobil polisi yang diduga berkendara ugal-ugalan di Jalan Tol Merak pada 20 November 2025.
Rekaman tersebut diunggah oleh akun media sosial dengan nama @bapak_gia, dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video itu, mobil dinas berwarna khas kepolisian tampak menyalip kendaraan dari kanan dan kiri dengan manuver agresif, seolah memaksa jalan di tengah kepadatan lalu lintas.
Aksi tersebut bukan hanya membahayakan pengguna jalan lain, tetapi juga memunculkan kembali sorotan publik terhadap perilaku sebagian oknum aparat yang dinilai jauh dari standar profesionalisme.
Pengunggah video bahkan mengaku mobil tersebut sempat menyenggol kendaraannya, membuat spion hampir terlipat.
“Bisa banget bikin tabrakan beruntun,” tulisnya dengan nada kesal.
Ia juga mempertanyakan ke mana masyarakat harus mengadu ketika justru kendaraan dinas yang membahayakan keselamatan.
“Ke damkar aja kali ya,” sindirnya, merujuk pada respons cepat petugas pemadam kebakaran yang sering lebih cepat menangani persoalan masyarakat ketimbang lapor polisi.
Keprihatinan warganet semakin besar ketika pengunggah menyinggung soal survei tingkat kepuasan publik terhadap kepolisian yang disebut mencapai 76,2 persen.
“Angka itu apa jangan-jangan angka ketidakpuasan melihat kelakuan begini?” tulisnya, menyuarakan keraguan publik yang menganggap survei tersebut tidak mencerminkan kondisi di lapangan.
Propam Turun Tangan, Sosok Pengemudi Terungkap
Tak butuh waktu lama, Polresta Tangerang melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) langsung memanggil oknum polisi yang mengemudikan mobil tersebut untuk dimintai keterangan. Langkah ini diambil menyusul derasnya kritik netizen yang mempertanyakan akuntabilitas aparat.
Dalam rangkaian unggahan lanjutan yang juga viral, sosok pengemudi mobil dinas itu tampak jelas: bertubuh tambun, berkepala plontos, dan berkacamata.
Identitasnya disebut sebagai Agung, anggota Korps Sabhara yang berdinas di wilayah Polda Banten. Namun, pangkatnya belum dapat dipastikan dari rekaman visual yang beredar.
Respons publik nyaris seragam: kritik tajam, sindiran, hingga pernyataan kecewa terhadap institusi kepolisian. Banyak warganet mempertanyakan mengapa tindakan seperti ini masih terjadi, bahkan ketika polisi gencar mengampanyekan ketertiban lalu lintas.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
