
Maria Gabriella bersama ibunya Brigita Titis Sulistyo. (Instagram @brigitatitis)
JawaPos.com-Kasus hilangnya remaja berusia 16 tahun bernama Maria Gabriella Harum Banyu Prasetyaningtyas atau Gaby akhirnya terungkap. Setelah sempat dinyatakan hilang selama sepekan, Gaby ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/11) sore.
Sebelum ditemukan, penyidik berhasil menelusuri jejak terakhir Gaby yang sempat berada di Hotel D’Paragon, Manggarai, Jakarta Selatan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban meninggalkan hotel sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan ojek online.
Tim kemudian bergerak cepat menelusuri lokasi yang menjadi tujuan terakhir tersebut. Beberapa jam pencarian membuahkan hasil. Gaby ditemukan duduk seorang diri di depan kantin kawasan TIM.
Kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/1737/XI/2025/PMJ/Restro Tng Kota tertanggal 6 November 2025.
Pelapornya ialah Brigita Titis Prasanti, ibu kandung Gaby, yang melaporkan dugaan tindak pidana membawa pergi perempuan di bawah umur tanpa izin orang tua, sebagaimana diatur dalam Pasal 332 KUHP.
Setelah laporan diterima, Unit 6/PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan penyelidikan mendalam. Tim berhasil memetakan pergerakan korban hingga akhirnya ditemukan di Jakarta Pusat.
Setelah ditemukan, Gaby langsung dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan serta pendampingan psikologis. Polisi juga melakukan pemeriksaan medis dan visum et repertum guna memastikan kondisi korban.
Selain itu, polisi juga melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari menyampaikan apresiasi atas kesigapan anggotanya.
"Kami bersyukur korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini berkat kerja cepat dan koordinasi lapangan yang baik dari Unit PPA Satreskrim," ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak, baik di dunia nyata maupun digital.
"Kami imbau kepada orang tua untuk selalu memantau aktivitas anak, baik di lingkungan sosial maupun digital, agar tidak menjadi korban pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Awaludin Kanur menegaskan penyidik masih menelusuri lebih jauh terkait motif hilangnya Gaby.
"Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana sesuai Pasal 332 KUHP," ujarnya.
Pihak kepolisian memastikan penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap secara tuntas dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.(*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022