
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kepala Desa Rengasjajar Bogor, Rusli (kanan). (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
JawaPos.com - Bicara soal tambang di wilayah kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, tidak akan pernah lepas dari membicarakan desa Rengasjajar.
Pasalnya, mayoritas tambang di kecamatan ini berlokasi di desa yang dipimpin oleh Kades Rusli hingga 3 periode.
Warga Rengasjajar menjadi sorotan publik luas setelah sejumlah video beredar di media sosial.
Sejumlah warga mengaku kesulitan untuk bertahan hidup setelah aktivitas pertambangan di Parung Panjang, Cigudeg, dan sekitarnya ditutup sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.
Salah satu video yang mendapat sorotan tajam dari publik adalah video anggota linmas bernama Ahmad Sayani.
Dia mengaku sangat kesulitan hidup akibat terdampak oleh penutupan aktivitas pertambangan oleh KDM.
Untuk bertahan hidup, Ahmad Sayani hanya bisa buah kelapa lantaran tak punya uang buat beli beras.
Ahmad Sayani bahkan sampai diundang ke rumah KDM dan ditanya tentang aktivitas dan kehidupannya. Momen itu diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Padahal, Desa Rengasjajar mendapat pemasukan puluhan miliar rupiah setiap tahun dari aktivitas tambang di wilayahnya.
Menurut cerita, nama Rengasjajar diambil sebagai nama karena saking banyaknya pohon Rengas yang berjajar hingga jauh ke perbatasan desa.
Desa Rengasjajar memiliki jumlah penduduk sebanyak 12.858 jiwa. Terdiri dari 6.287 orang laki-laki dan 6.571 orang perempuan.
Dalam sebuah video diunggah kanal YouTube Pemdes Rengasjajar, Kades Rusli bercerita tentang sejarah berdirinya desa Rengasjajar.
Dia menyatakan bahwa desa yang dipimpinnya tersebut berdiri sejak sekitar tahun 1950-an. Pada saat itu, Desa Rengasjajar masuk dalam wilayah Kecamatan Bolam Hilir.
"Pemilihan kepala desa awal tahun 1972 yang dimenangkan oleh Bapak Lurah Badri. Namun sebelum beliau dilantik, meninggal dunia dan dijabat oleh bapak Sudarma sampai habis masa jabatan Bapak Sudarma," ungkap Rusli.
Pada tahun 1980, Desa Rengasjajar dipecah menjadi dua bagian, yakni Desa Bangun Jaya yang lokasinya terletak di sebelah Barat dan Desa Rengasjajar di sebelah Selatan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
