
Ilustrasi mikroplastik. (Shutterstock)
JawaPos.com-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menunjukkan keseriusan menjaga lingkungan. Salah satunya dengan memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah modern.
Langkah-langkah strategis ini meliputi pengembangan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant di Bantargebang dan Rorotan, optimalisasi peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), serta perencanaan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
"Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan menekan penyebaran polusi mikroplastik di lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, Minggu (26/10).
Asep menyebut DKI Jakarta sudah memiliki fasilitas RDF Plant di Bantargebang dan sedang menyiapkan peresmian RDF di Rorotan.
"Beberapa tahun terakhir, kami juga aktif membangun TPS-TPS 3R. Selain itu, kami tengah menyiapkan pembangunan PSEL sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Gubernur, agar pengelolaan sampah dapat menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat," jelas Asep Kuswanto.
Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari sumber. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta gencar mendorong warga untuk mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah.
Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dapat dikelola melalui bank sampah atau TPS3R.
Program Satu RW Satu Bank Sampah adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun budaya pengelolaan sampah di tengah masyarakat. Edukasi dari rumah menjadi kunci penting untuk mengurangi potensi pencemaran mikroplastik.
Selain pengelolaan sampah, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Masyarakat dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time melalui portal udara.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI. Mikroplastik di udara juga dipantau melalui parameter polutan PM 2.5.
Baca Juga: Cerita Safina yang Menyaksikan Detik-Detik Atap Anwa Padel Meruya Roboh, Langsung Kabur saat Ada Bunyi Keretek-Keretek
Melalui platform ini, warga dapat memantau indeks kualitas udara harian dan mengambil tindakan pencegahan saat kualitas udara memburuk. Misalnya dengan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok yang rentan.
Pemerintah juga sedang mengembangkan Early Warning System (EWS) yang terintegrasi dengan platform udara.jakarta.go.id. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan prakiraan kondisi polusi udara hingga tiga hari ke depan.
Dengan berbagai upaya ini, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga kualitas lingkungan melalui pendekatan yang terpadu. Upaya ini mencakup pengurangan sampah sejak dari sumbernya, peningkatan kapasitas pengelolaan berbasis teknologi, serta mitigasi dampak pencemaran udara dan mikroplastik.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Atap Padel Club di Jakarta Barat, Tidak Ada Korban
"Kami berharap Jakarta dapat menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaga lingkungan, dimulai dari langkah-langkah sederhana di rumah masing-masing," tandas Asep.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
