Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Oktober 2025 | 01.06 WIB

Pedestrian Deck ''Cincin Donat'' Dukuh Atas Jadi Ikonik Jakarta Pada 2027

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, pengembangan Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan konsep Cincin Donat saat MFP 2025. (Masria Pane/ Jawa Pos) - Image

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, pengembangan Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan konsep Cincin Donat saat MFP 2025. (Masria Pane/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung ingin membangun ikonik baru di Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Yakni, membangun kawasan beriorientasi transit atau transit oriented development (TOD) Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan konsep jembatan melingkar atau Cincin Donat.

Pedestrian Deck Dukuh Atas itu akan menghubungkan empat kuadran Dukuh Atas yang dipisahkan Sungai BKB (Banjir Kanal Barat) dan Flyover Sudirman, serta mengkoneksikan moda transportasi di Dukuh Atas. Yakni, KCI Commuter Sudirman, Kereta Bandara, MRT Jakarta, dan rencana perpanjangan jalur LRT Jakarta.

''Jadi, tadi rapat pedestrian deck, dan yang melakukan presentasi dirut MRT (Dirut MRT Jakarta Tuhiyat). Secara prinsip, satuan harganya, termasuk kemudian gambarnya, termasuk kemudian skema pembiayaannya, sudah disepakati,'' katanya. Namun, Pramono menyatakan akan menyampaikan secara detail dan terbuka jika sudah ada mekanisme kesepakatan untuk melakukan pembangunan pedestrian deck tersebut.

''Tapi, yang jelas, yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah MRT Jakarta karena ini merupakan TOD yang akan dikembangkan oleh MRT Jakarta,'' tambah Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lantaran sudah diserahkan kepada MRT Jakarta, maka ke depannya, semuanya akan menjadi kewenangan BUMD DKI tersebut. Mulai hal yang berkaitan hak penamaan atau naming right, pembiayaan, hingga pemanfaatan Cincin Donat tersebut.

''Desainnya hampir final. Kami yakin, mudah-mudahan bisa dilakukan pembangunan di awal tahun 2026, dan akan selesai di pertengahan atau kuartal ketiga 2027,'' tambahnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) Setda DKI Jakarta Suharini Eliawati menuturkan, Pedestrian Deck atau Cincin Donat Dukuh Atas itu akan menjadi ikonik baru Jakarta pada 2027 mendatang.

''Ini program pembangunan yang akan menjadi ikonik, yang dananya melalui creative financing,'' terang Eli, sapaan Suharini Eliawati.

Untuk pembangunan itu, Eli menyebutkan, Pramono berpesan kepada MRT Jakarta agar mengantisipasi kejadian di TB Simatupang, agar nantinya tidak terjadi kemacetan saat pembangunan di Dukuh Atas. Sebab, Kawasan Dukuh Atas, utamanya Jalan Sudirman merupakan jantung kota Jakarta. Jika proyek itu menyebabkan kemacetan, maka akan sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat.

''Itu tadi pak gubernur menyampaikan diantisipasi. Kalau untuk berdampak tidaknya terhadap Patung Jenderal Sudirman, itu nantinya akan ada pembahasan lainnya,'' katanya. Eli mengaku belum bisa memastikan Patung Sudirman, yang juga ikonik Jakarta itu akan dipindahkan atau tidak.

Sebelumnya, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, bentuk cincin donat itu merupakan hasil kajian dari Kementerian Perhubungan Jepang atau MLIT pasca roadshow TOD Forum di Tokyo.

''Kementerian Perhubungan Jepang itu memberikan grant (hibah, Red) ke MRT Jakarta, bentuknya bukan cash, tapi FS (feasibility study). FS itu dilakukan UR (Urban Renaissance Agency), yang ditunjuk Kementerian Perhubungan Jepang,'' jelasnya.

Meski sudah ada FS atau studi kelayakan, proyek itu diakuinya masih membutuhkan desain teknis lanjutan. Di antaranya, basic design, detail engineering design (DED), hingga perencanaan pembangunan yang matang. Setelah itu ada, baru mereka bisa menyampaikan kebutuhan anggarannya.

Sebagai informasi, pada 30 September 2025, UR, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, PT MRT Jakarta melaksanakan joint coordination meeting (JCM) membahas rencana pengembangan proyek itu melibatkan stakeholder dari pemerintah Jepang, Perusahaan Swasta Jepang, Pemerintah Pusat, dan Pemprov DKI. Tahap selanjutnya, akan dilakukan pendetailan desain dan teknis berkolaborasi dengan operator transportasi publik di Kawasan Dukuh Atas.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore