Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau kerap dipanggil KDM menyatakan bahwa pembangunan jalan khusus tambang tergantung dengan keseriusan para pengusaha tambang yang ada di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin untuk membangunnya.
KDM pun secara tegas menyatakan para pengusaha tambang harus urunan apabila ada niatan untuk membangun jalan khusus tambang. Pasalnya, biaya yang terlampau besar tidak mungkin ditanggung semuanya oleh pemerintah daerah hanya untuk melayani kepentingan para pengusaha.
"Kalau mau bangun jalan khusus tambang ya harus urunan. Karena biayanya sangat besar tidak mungkin dana negara digunakan untuk melayani para pengusaha," kata Dedi Mulyadi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menegaskan bahwa rencana pembangunan jalan khusus tambang saat ini sedang berproses.
"Pemerintah Kabupaten Bogor melaui kebijakan Bupati Bogor Pak Rudy Susmanto berkomitmen untuk membangun jalan baru desa Rengasjajar kecamatan Cigudeg- Rumpin, dihubungkan dengan Tol Serpong kurang lebih 13 kilometer," kata Ade Ruhandi kepada JawaPos.com.
Dia juga mengatakan, sejauh ini rencana pembangunan jalan khusus tambang ditargetkan akan mulai dikerjakan pembangunannya pada tahun 2026. Namun, pemerintah Kabupaten Bogor tetap harus melalui sejumlah aturan atau tahapan yang memang seharusnya ditempuh.
"Tahapan yang sudah dilakukan pembentukan tim percepatan pengadaan lahan, FS dan DED, tahapan sudah dijalankan oleh dinas terkait. Rencana anggaran sudah disampaikan dalam pengampunan nota keuangan APBD tahun 2026 ke DPRD, tinggal menunggu pembahasan bersama DPRD," ungkapnya.
Pembangunan jalan khusus tambang ini, tim percepatan pengadaan lahan, penanggung jawabnya dipegang langsung oleh Bupati Bogor. Sedangkan Ketua Tim dipimpin oleh Wakil Bupati Kabupaten Bogor.
"Langkah yang sudah dilakukan tim peninjauan lapangan, rapat kordinasi internal dan eksternal bersama para pengusaha pertambangan penerima manfaat dan secara umum semua masyarakat luas. Alhamdulillah sudah ada beberapa pengusaha yang rencananya menghibahkan lahannya untuk mendukung pembangunan jalan," tuturnya.
Pria yang kerap disapa Jaro Ade memohon sambungan doa kepada warga Parung Panjang dan sekitarnya serta masyarakat umum agar pembangunan jalan khusus tambang diberikan kelancaran, dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
"Terkait penggunaan jalan ini ke depannya, untuk jangka panjang bisa diatur oleh kebijakan bupati agar mobil angkutan hasil tambang bisa melintas ke jalan yang sudah di persiapkan," tandasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
