
Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebuah poling dibuat dan link-nya di-share dengan cukup masif melalui grup-grup WhatsApp untuk masyarakat di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.
Poling ini dibuat untuk tujuan meminta pendapat dari masyarakat setuju atau tidak seandainya pertambangan di wilayah Parung Panjang dibuka kembali atau benar-benar ditutup secara permanen, setelah dihentikan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.
Poling dibuat melalui situs pollingkita.com dan diikuti oleh lebih dari 10 ribu orang. Adapun pertanyaan yang diajukan adalah, 'Setujukah anda tambang di Parung Panjang dihentikan'.
Hasil Poling menunjukkan, 74,1 persen menjawab "setuju" dengan mendapatkan total suara berjumlah 8.633. Pada urutan kedua hasil poling terbanyak menjawab "tidak setuju", mendapat total sekitar 25,3 persen atau 2.944 suara.
Adapun yang memberikan jawaban "tidak tahu" berjumlah 78 suara atau hanya sekitar 0,7 persen.
Data tersebut dicatat sampai dengan hari ini, Kamis (9/10) pukul 09.26 WIB. Bisa saja dalam beberapa waktu ke depan mengalami perubahan.
Diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM membuat keputusan memberhentikan sementara aktivitas pertambangan untuk wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.
Hal itu dilakukan setelah perusahaan-perusahaan pertambangan dinilai melanggar aturan tidak mematuhi jam operasional, isi muatan, hingga mengakibatkan kerugian besar untuk warga Parung Panjang dan sekitarnya.
Dedi Mulyadi menegaskan tidak akan mengambil kebijakan apa pun, setelah aktivitas pertambangan dihentikan sementara.
Sampai dengan keluarnya hasil penelitian dilakukan peneliti dari dua kampus ternama di Tanah Air terkait aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin.
Dukungan Warga untuk KDM
Sebelumnya, viral di media sosial sejumlah spanduk berisi dukungan terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas penutupan aktivitas tambang untuk sementara setelah truk-truk tambang di Parung Panjang dan sekitarnya sulit sekali untuk diatur.
Spanduk yang beredar di media sosial isinya menegaskan persetujuan warga Parung Panjang dan sekitarnya atas segala kebijakan Dedi Mulyadi untuk menertibkan lingkungan dan membangun ekosistem yang positif setelah bertahun-tahun diracuni oleh debu.
"Saya setuju dengan kebijakan Bapak Gubrernur Dedi Mulyadi untuk menutup tambang karena masyarakat Parung Panjang sudah muak dengan truk tambang yang tak beraturan," demikian isi dalam spanduk yang beredar di sejumlah grup Parung Panjang.
Tak hanya dalam bentuk spanduk, dukungan juga mengalir deras dari warga Parung Panjang melalui video yang beredar di media sosial. Banyak warga secara khusus menegaskan dukungan mereka terhadap langkah yang diambil Dedi Mulyadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022