Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 20.00 WIB

HUT TNI ke-80 di Monas, Penumpang Commuter Line Diimbau Gunakan Stasiun Alternatif Ini

Para prajurit TNI dalam gladi bersih peringatan HUT ke-80 TNI di Monas, Jakpus, pada Jumat (3/10). Peringatan HUT TNI tahun ini dilaksanakan lusa (5/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com-Puncak peringatan HUT TNI ke-80 di kawasan Monas, Minggu (5/10), diprediksi bakal menyedot perhatian publik. Dampaknya, jumlah pengguna Commuter Line (KRL) Jabodetabek diperkirakan akan melonjak tajam.

KAI Commuter pun telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar pelayanan tetap lancar, terutama di stasiun-stasiun sekitar Monas yang diperkirakan menjadi titik padat.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, peningkatan volume penumpang diperkirakan mencapai 33 persen dibanding akhir pekan biasa. Lonjakan terbesar akan terjadi di stasiun sekitar lokasi perayaan dan stasiun transit utama.

"Kami perkirakan akan ada sekitar 942 ribu orang akan menggunakan Commuter Line pada peringatan HUT TNI besok," jelas Leza dalam keterangannya, Sabtu (4/10).

"Ini juga tak lepas dari keberadaan beberapa stasiun Commuter Line yang memang berada di dekat lokasi perayaan," sambungnya.

Menurut Leza, dua stasiun yang berpotensi padat adalah Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia. Untuk menghindari penumpukan, masyarakat disarankan memanfaatkan stasiun alternatif, seperti:

  • Stasiun Sawah Besar, sekitar 2,4 km dari Monas
  • Stasiun Tanah Abang, hanya 2,2 km dari Monas 

Dengan begitu, arus penumpang bisa lebih tersebar dan perjalanan tetap nyaman. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KAI Commuter akan menjalankan jadwal operasi seperti hari kerja.

Total, ada 1.063 perjalanan Commuter Line yang dioperasikan di wilayah Jabodetabek sepanjang hari peringatan HUT TNI.

"Sedangkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna, secara total KAI Commuter akan menyiagakan lebih dari 190 petugas posko, 269 personel pengamanan, dan lebih dari 350 petugas layanan di seluruh area stasiun. KAI Commuter juga menyiagakan dua mobil ambulans dan 29 tenaga medis untuk layanan kesehatan," tambah Leza.

Leza juga mengingatkan pengguna agar tetap mematuhi arahan petugas dan menjaga keselamatan. Jika kondisi stasiun padat, akan diberlakukan sistem buka-tutup antrean di peron.

"Bagi pengguna Commuter Line yang membawa anak, juga kami imbau untuk memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan selama perjalanan maupun saat berada di stasiun. Pastikan terdapat saldo minimal Rp5.000 di KMT atau kartu uang elektronik lainnya untuk transaksi pembayaran tiket Commuter Line," jelasnya.

Selain itu, penumpang diimbau untuk memberi prioritas bagi pengguna yang keluar sebelum masuk ke dalam rangkaian, serta tidak berdiri di garis aman peron. "Untuk keselamatan, berdirilah di belakang garis aman saat menunggu di area peron," imbuh Leza. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore