Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 05.19 WIB

1.238 Pelajar Jakarta Akhirnya Terima Ijazah, Pemprov DKI Jakarta Gelontorkan Rp 4,13 Miliar untuk Pemutihan Ijazah Tertahan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan bantuan pemutihan ijazah tahap IV gelombang kedua tahun 2025 di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10/2025) (Istimewa) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan bantuan pemutihan ijazah tahap IV gelombang kedua tahun 2025 di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10/2025) (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan secara simbolis bantuan pemutihan ijazah tahap IV gelombang kedua tahun 2025 di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10).

Sebanyak 1.238 peserta didik akhirnya bisa menerima ijazah mereka, dengan total anggaran mencapai Rp 4,13 miliar.

"Ini salah satu acara yang saya tunggu. Saya ingin bertemu langsung dengan saudara-saudara sekalian. Harapan saya, ijazah yang sebelumnya tertahan ini bisa saudara gunakan untuk mencari pekerjaan tetap maupun melanjutkan pendidikan," ujar Gubernur Pramono.

Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memastikan tidak ada anak Jakarta yang kehilangan hak pendidikan hanya karena kendala biaya atau administrasi.

"Karena kita tidak pernah tahu seperti apa masa depan. Bantuan pemutihan ijazah ini akan sangat bermanfaat, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga di masa depan," lanjutnya.

Program pemutihan ijazah ini bukan yang pertama. Sejak tahap I hingga tahap IV gelombang kedua, total sudah 3.297 peserta didik yang merasakan manfaatnya dengan bantuan senilai Rp12,08 miliar.

"Program pemutihan ijazah, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan sebagainya, saya awasi langsung. Saya tahu berapa yang sudah dibagikan, berapa yang masih terkendala, dan apa masalahnya," jelas Pramono.

Target 6.652 Ijazah Diputihkan di 2025

Gubernur juga mengapresiasi sinergi Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang ikut mendukung program ini. Kolaborasi tersebut menargetkan 6.652 ijazah dapat diputihkan sepanjang tahun 2025.

"Mudah-mudahan ijazah yang saudara terima ini bermanfaat. Ini memang hak saudara sekalian. Saya paham, sebagian besar mungkin belum beruntung karena tidak memiliki biaya untuk menebus ijazah. Semoga sekarang bisa digunakan sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore