
Ilustrasi daging sapi di RPH Perumda Dharma Jaya, Cakung. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Perumda Dharma Jaya terus memperkuat peran sebagai penopang ketahanan pangan ibu kota. Tahun ini menjadi momentum bersejarah karena Dharma Jaya kembali mendapat izin mengimpor sapi bakalan setelah 28 tahun.
Selain itu, perseroan milik Pemprov DKI Jakarta ini juga tengah menyiapkan pembangunan pasar daging modern sebagai pusat harga daging, serta memperluas penyelenggaraan bazar pangan murah bagi warga Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menjelaskan, izin impor sapi bakalan yang diperoleh pada tahun ini merupakan capaian penting untuk memperkuat suplai daging di Jakarta.
''Setelah 28 tahun puasa, akhirnya, tahun ini, kami dapat izin mengimpor sapi potong bakalan dari Australia. Tahun ini kami dapat 5.000 ekor, sampai saat ini sudah 2.000 ekor. Insya allah sampai Desember kami akan penuhi 5.000 ekor,'' ujar Raditya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
Menurut dia, sapi bakalan dari Australia akan membantu menjaga stabilitas pasokan daging sekaligus mendukung program penguatan cadangan pangan pemerintah daerah. Dengan pasokan baru itu, Dharma Jaya dapat mengurangi risiko kekurangan stok dan menjaga ketersediaan daging dengan harga yang lebih stabil.
Tak hanya itu, Dharma Jaya juga menyiapkan langkah strategis lain dengan menghadirkan pasar daging modern. Pasar itu diharapkan dapat berfungsi seperti Pasar Induk Beras Cipinang yang menjadi acuan harga beras di Jakarta.
''Pasar daging ini tujuannya sebenarnya kalau teman-teman lihat, pengennya sih kita-kitanya pengen kayak pasar beras di Cipinang nantinya. Jadi semua transaksi daging yang retail itu bisa mengacu pada pasar daging,'' jelas Raditya.
Menurut dia, keberadaan pasar daging modern akan memberi kepastian harga bagi konsumen sekaligus menciptakan transparansi dalam rantai distribusi.
Selain menjaga ketersediaan dan harga daging, Dharma Jaya juga aktif menggelar bazar murah untuk memastikan pangan terjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dari target 695 kegiatan yang ditargetkan tahun ini, sudah terealisasi 678 kegiatan.
Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nur Afni Sajim menuturkan, pentingnya peran Perumda Dharma Jaya dalam menjaga ketahanan pangan Ibu Kota, khususnya di bidang hewani. Terlebih, saat ini, masih banyak masyarakat yang masih belum mau membeli daging beku.
''Kadang-kadang ada masyarakat, contoh orang Betawi zaman dulu, kalau tidak beli daging yang langsung dipotong itu tidak mau. Nah ini peran Dharma Jaya sangat besar untuk meyakinkan masyarakat bahwa dagingnya sama, halalnya pun sama seperti yang disampaikan oleh pak kepala dinas KPKP," kata Nur Afni Sajim.
Dia juga menyarankan Dharma Jaya bisa menambah item pangan hewani lain seperti kepiting, sekaligus mengembangkan produk olahan ikan agar lebih diminati masyarakat.
Masih di lokasi yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sibalok menyebut Perumda Dharma Jaya bukan hanya sekadar distributor pangan, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan kualitas pangan warga.
"Peran Perumda Dharma Jaya dalam penguatan ketahanan pangan di Provinsi DKI Jakarta itu sangat penting. Terlebih, Jakarta hanya mampu memenuhi dua persen kebutuhan pangan dari sumber daya lokal, sementara 98 persen sisanya berasal dari luar daerah,'' jelas Hasudungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
