Aksi demonstrasi dilakukan sopir truk tambang dan keluarga, serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) di bilangan Cigudeg, Bogor. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di bilangan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, pada hari ini, Senin (29/9).
Aksi tersebut digelar untuk menyikapi diberhentikannya sementara operasional perusahaan tambang di wilayah Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg, mengingat pelanggaran terus dilakukan dan merugikan masyarakat luas.
Salah satu yang berorasi di atas panggung adalah istri dari sopir. Perempuan berusia sekitar 40-an tahun itu menaruh harapan besar agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa mengaktifkan kembali aktivitas tambang karena suaminya tidak mendapatkan penghasilan selama tambang tidak beroperasi.
"Saya perwakilan ibu-ibu istri sopir. Saya mohon Pak Dedi, perusahaan tambang untuk dibuka kembali," kata ibu itu.
Dia mengatakan, mendapatkan pekerjaan dan penghasilan merupakan hak setiap warga negara. Oleh karena itu, dia berharap keadilan agar suaminya kembali mendapatkan pekerjaan.
"Mana keadilan (mendapatkan pekerjaan dan penghasilan) untuk seluruh Indonesia? Kasihan rakyat di bawah," katanya.
Istri sopir itu menegaskan bahwa dirinya ikut terkena dampaknya dari dihentikannya aktivitas tambang. "Kita kena imbasnya," akunya.
Diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjatuhkan sanksi ke sejumlah perusahaan tambang yang berada di wilayah Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg, buntut atas pelanggaran yang masih terus mereka lakukan setelah keluarnya Surat Edaran Gubernur pada tanggal 19 September 2025.
Dedi Mulyadi juga menutup sementara aktivitas tambang karena truk tambang tidak patuh masih menggunakan jalan yang baru saja diperbaiki.
Jika terus dibiarkan, pria yang kerap disapa KDM khawatir jalan utama di Parung Panjang dan sekitarnya yang menelan biaya hingga ratusan miliar akan hancur dalam waktu singkat, seperti nasib perbaikan jalan di Parung yang terjadi sebelum-sebelumnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
