Sejumlah peserta berlomba di ajang Jakarta Fire Fighters Challange di Kantor Gulkarmat Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hadir sejak 1919, pemadam kebakaran sudah melalui perjalanan panjang. Melewati banyak zaman, berulang berganti nama, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan tugas. Hari ini, pemadam kebakaran di Jakarta bernama resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan atau Dinas Gulkarmat. Sesuai nama itu, mereka bertugas memadamkan kebakaran dan melakukan penyelamatan. Penyelamatan apa saja? Penyelamatan segala!
Seperti terjadi pada Senin (22/9), petugas pemadam kebakaran (damkar) Sektor Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) menerima laporan dari warga di wilayah Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan. Bukan laporan terjadinya kebakaran, petugas mendapat informasi bahwa warga mendapati seekor ular kobra bersembunyi di sekitar rumah yang berada di Jalan H. Sarimun, RT 08, RW 01. Laporan itu langsung ditindaklanjuti.
Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakbar mengirim petugas damkar dari Sektor Kembangan ke lokasi tersebut. Berbekal cangkul, linggis, dan snake hook, petugas damkar langsung beraksi setelah mengetahui lokasi persembunyian ular kobra tersebut. Dalam dokumentasi video yang diambil oleh petugas damkar Sektor Kembangan, tampak ular kobra bersarang di pekarangan rumah warga.
”Mau netes itu bu RT, buset. Tuh gede lagi telurnya, kayak telur ayam kampung, kaya gitu,” kata salah seorang petugas dalam rekaman video yang sudah disaksikan oleh lebih dari 1,4 juta penonton tersebut.
Ya, bukan hanya bersarang di sekitar rumah warga. Ular berbisa itu juga menetaskan telur di lokasi tersebut. Tidak tanggung, total ada 17 butir telur yang berhasil ditemukan oleh petugas damkar Sektor Kembangan. Seluruhnya sudah diamankan, termasuk induk ular kobra yang dengan mudah ditangkap oleh petugas damkar mengandalkan snake hook dan galon air mineral. Hanya beberapa langkah sat set, induk ular kobra itu berhasil dikendalikan hingga masuk ke dalam galon.
Evakuasi ular tersebut hanya satu dari banyak sekali laporan serupa yang diterima oleh petugas damkar. Saat diwawancarai oleh JawaPos.com, Kepala Seksi Kerjasama dan kehumasan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Mohammad Arief menyampaikan bahwa sampai 7 Agustus 2025, jumlah total laporan non kebakaran sudah menyentuh angka 4.950 kali. Seluruhnya ditindaklanjuti, dan sebagian besar adalah laporan untuk tugas pengendalian hewan.
”Laporan non kebakaran 4.950, yang paling banyak pengendalian hewan dengan persentase 54 persen. Penyelamatan lain-lainnya sedikit-sedikit. Hewan itu yang paling banyak ular, 35 persen, sarang tawon 27 persen, biawak 15 persen, kucing 14 persen, dan sisanya hewan lain,” jelasnya.
Bandingkan dengan laporan peristiwa kebakaran, Arief menyampaikan bahwa pada periode yang sama sudah ada 1.039 laporan kebakaran dengan penyebab paling signifikan adalah konsleting listrik dan ledakan tabung gas. Angka itu menunjukkan bahwa laporan non kebakaran yang diterima oleh Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sampai 7 Agustus 2025 berkali lipat lebih banyak bila dibandingkan dengan laporan peristiwa kebakaran.
Bahkan laporan kebakaran hanya setengah dari pengaduan warga yang meminta pertolongan petugas damkar untuk mengurus hewan. Mulai ular, biawak, sampai kucing. Diakui oleh Arief, bila dirata-rata, laporan non kebakaran di seluruh wilayah Jakarta dalam sehari bisa menyentuh angka 20-30 kali. Baik urusan yang skalanya kecil maupun skala besar. Semua dipastikan ditindaklanjuti oleh petugas damkar yang tersebar di 5 kota dan 1 kabupaten administrasi.
”Di Jakarta segitu sibuknya kami melayani masyarakat. Karena artinya kalau sampai dengan 30 setiap harinya. Berarti setiap kurang lebih satu jam kan kami keluar,” jelasnya.
Dan tidak melulu evakuasi hewan, urusan non kebakaran yang kerap ditangani oleh petugas damkar di Jakarta beraneka ragam. Arief menyebutkan, ada warga yang meminta pertolongan untuk menyelamatkan anak atau balita tersangkut pagar rumah, terkunci dalam kamar atau kamar mandi, bahkan terjebak dalam stroller pusat perbelanjaan. Ada juga warga yang memohon bantuan untuk melepaskan cincin dari jari tangan hingga alat kelamin.
”Kunci atau kartu jatuh ke dalam got pun damkar yang ditelepon warga. Sebagai petugas kami layani,” imbuhnya.
Karena itu, petugas damkar diberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan warga saat ini. Sehingga mereka tidak hanya andal dalam tugas pemadaman api, melainkan juga bisa diandalkan untuk melaksanakan tugas-tugas lain yang masuk dalam kategori penyelamatan. Saat ini, petugas damkar di berbagai sektor atau pos sudah diperkuat unit pemadam kebakaran dan unit rescue. Kedua unit itu bekerja 24 jam tanpa henti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022