Perbaikan gerbang tol picu kemacetan parah pada Rabu (24/9). (Istimewa).
JawaPos.com-Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono memastikan perbaikan kerusakan di Gerbang Tol Senayan dan Semanggi I selesai pada akhir September 2025. Kecuali, Gerbang Tol Pejompongan yang maksimal akan selesai paling lambat pada 5 Oktober 2025.
Rivan menyebut, perbaikan kerusakan di GT Senayan dan GT Semanggi I dipercepat lantaran keduanya merupakan pintu utama di Jalan Tol Dalam Kota. Sementara, GT Tol Pejompongan masih bisa didukung oleh GT Slipi 2 dan GT Semanggi II.
"Dan (perbaikan GT) memang kita kejar. Karena seperti yang kita harapkan bahwa di tanggal 5 Oktober nanti atau sebelumnya kita jadi lebih cepat. Tapi yang dua di pintu utama. Karena Senayan ini pintu utama dan Semanggi I. Jadi kita upayakan jadi di tanggal 30 (September 2025)," kata Rivan saat ditemui di Toll Corridor Development Travoy Hub di Jakarta Timur, Kamis (25/9).
Lebih lanjut, Rivan menyampaikan bahwa seluruh konstruksi besar di seluruh Gerbang Tol sudah selesai dilakukan. Hanya ada satu yang belum selesai, yakni GT Pejompongan yang mengalami kerusahan paling parah saat kerusuhan beberapa waktu lalu.
Meskipun masih belum sepenuhnya pulih, Rivan memastikan bahwa kendaraan yang melintas di GT Pejompongan masih bisa didukung oleh dua GT lain. Meliputi, GT Slipi 2 dan GT Semanggi II.
Namun begitu, ia menyebut operasional di GT Pejompongan sudah bisa normal secara bertahap pada 30 September mendatang. Dalam hal ini, kata Rivan, pihaknya akan membuka sebagian lajur.
"Dan kami pastikan bahwa hari ini sudah tidak lagi karena konstruksi besar sudah selesai. Jadi hari ini seluruh (GT sudah beroperasi normal), kecuali satu penjompongan karena penjompongan yang paling parah. Tapi penjompongan bisa disupport oleh Slipi 2 maupun Semanggi 1," beber Rivan.
"Jadi khusus penjompongan ini memang kami perkirakan baru tanggal 30 September 2025 nanti akan bisa dibuka sebagian di beberapa lajurnya. Jadi sekali lagi mohon maaf," imbuhnya.
Untuk diketahui, salah satu perbaikan yang masih harus dilakukan Jasa Marga adalah pemasangan atap di Gerbang Tol. Rivan memastikan, seluruh pengerjaan akan dilakukan malam hari sehingga tidak mengganggu pengendara yang melintas.
Meski begitu, ia memastikan bahwa seluruh Gerbang Tol Otomatis (GTO) di Jalan Tol Dalam Kota sudah bisa beroperasi secara menyeluruh, sehingga bisa mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada Rabu (24/9) kemarin.
"Karena di siang hari tidak mungkin dilakukan (perbaikan). Jadi hari ini seluruh gate atau GTO itu sudah berfungsi. Tinggal atap. Nah atap itu tidak bisa dilakukan ketika ada masyarakat yang melalui. Nah sehingga pengerjaan selalu malam," pungkasnya. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
