
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (dua kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta ke 12 Sutiyoso (tiga kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan) menyaksikan pembongkaran tiang Monorel di jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/01/2026). (Hanung H
JawaPos.com - Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan H.R. Rasuna Said sedang berjalan saat ini. Pemprov DKI menegaskan bahwa proses pembongkaran yang dikerjakan oleh pasukan kuning Dinas Bina Marga itu berlangsung pada malam hari, tanpa penutupan jalan.
Wakil Gubernur DKI Rano Karno menjelaskan, tiang monorel yang usianya hampir 22 tahun ada di dua kawasan. Pertama di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, lalu satunya lagi ada di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat.
''Jadi, ada dua komponen yang berbeda. Kalau Rasuna Said itu kepemilikannya pada Adhi Karya,'' jelasnya. Sementara kewenangan jalan itu ada pada Pemprov DKI. Oleh karena itu mereka menyurati Adhi Karya untuk membongkar tiang tersebut. Lantaran tidak ada tindaklanjut, Pemprov DKI akhirnya memutus untuk membongkar sendiri.
''Jakarta harus memutuskan. Karena itu harus kami, istilahnya tebang (bongkar, Red),'' tambahnya. Setelah pembongkaran itu, jajarannya akan menata jalan kiri H.R. Rasuna Said sama dengan jalan kanan yang sudah tertata dengan baik. Untuk pembongkaran dan penataan di Rasuna Said itu, Pemprov DKI akan menggelontorkan dana sebesar Rp 102 miliar.
Sementara untuk tiang monorel di Jalan Asia Afrika, Senayan, dia menyebutkan bahwa jalan di sana bukan kewenangan Pemprov DKI.
''Tiang di Senayan yang saya ingat itu adalah wewenang Setneg (Sekretariat Negara),'' katanya.
Namun begitu, Rano menjelaskan bahwa beberapa tiang mangkrak di sana akan dimanfaatkan untuk reklame videotron.
''Tapi kan tidak mungkin bisa semua (digunakan untuk videotron). Saya pernah di DPR, itu kan ada tiangnya di belakang dan menggangu,'' imbuhnya.
Menurutnya, tiang monorel mangkrak yang di belakang DPR itu yang kemungkinan untuk ditata atau dibongkar. ''Mungkin, itu bisa juga kami minta untuk segera ditebang istilahnya (dibongkar, Red),'' katanya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Pramono Anung juga menyebutkan akan menata tiang monorel di Kawasan Senayan tersebut. Namun, penataannya dilakukan setelah di Rasuna Said rampung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
