Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 13.15 WIB

Karena Uang Rp 2.000 Rusak, Petugas dan Pelanggan di SPBU Nerogtog Tangerang Ribut

Pembeli dan petugas SPBU sepakat berdamai usai di mediasi di Polsek Pinang. (Istimewa) - Image

Pembeli dan petugas SPBU sepakat berdamai usai di mediasi di Polsek Pinang. (Istimewa)

JawaPos.com–Video keributan di sebuah SPBU kawasan Nerogtog, Pinang, Kota Tangerang, mendadak viral di media sosial. Penyebabnya sepele. Hanya karena petugas enggan menerima uang Rp 2.000 yang rusak dari pelanggan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat keributan tidak hanya sekadar adu mulut. Pembeli BBM itu sempat mendorong hingga mencekik leher petugas. Namun, keduanya dilerai petugas lainnya.

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko mengaku langsung mendatangi lokasi kejadian setelah video keributan itu viral di media sosial pada Sabtu (20/9).

"Kami langsung turun ke lokasi bersama pawas, piket reskrim, dan tim opsnal untuk mengecek kebenaran peristiwa tersebut,” ujar Adityo.

Hasil pengecekan menunjukkan keributan berawal dari penolakan operator SPBU, Abdurrahman, terhadap uang pecahan Rp 2.000 yang kondisinya rusak.

"Saat itu korban menegur dengan baik, namun pengendara menanggapinya dengan nada tinggi. Akhirnya terjadi adu mulut hingga dorong-dorongan, tetapi sempat dilerai oleh atasan korban," kata Adityo.

Berdasar rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi mengamankan dua orang yang terlibat, yakni MR, 30, dan DI, 22. Keduanya langsung dibawa ke Polsek Pinang. Keduanya juga telah membuat surat pernyataan damai.

"Syukurlah kasus ini bisa diselesaikan secara musyawarah. Pelapor dan kedua pihak yang berselisih sudah saling memaafkan," jelas Adityo.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Raden Muhammad Jauhari menegaskan, langkah cepat aparat bertujuan menjaga situasi tetap kondusif.

"Setiap kejadian yang viral di media sosial langsung kami tindaklanjuti. Kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya bahwa polisi hadir untuk menyelesaikan masalah dengan adil," ucap Jauhari.

Kini situasi di lokasi kembali aman. Polisi juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin serta tidak mudah terprovokasi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore