Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 04.40 WIB

Warga Parung Panjang Adukan Kadishub Kabupaten Bogor ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Kemacetan parah didominasi truk tambang di Parung Panjang, Bogor. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Kemacetan parah didominasi truk tambang di Parung Panjang, Bogor. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Warga Parung Panjang mengadukan tindakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto, kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Laporan itu diungkap melalui kolom komentar unggahan akun Instagram dari pria yang kerap disapa KDM.

Warga Parung Panjang merasa ada yang tidak beres dengan Kadishub Kabupaten Bogor. Bukannya mengucapkan terima kasih karena warga ikut serta mengawasi kinerja anggotanya yang dinilai tidak becus, Bayu malah membuat ancaman menakut-nakuti akan melaporkan orang-orang yang menggeruduk petugas dishub yang kedapatan beristirahat ke Polres Bogor. 

"Parung Panjang, Pak lihat, dishubnya makan gaji buta! Sampai warga yang harus gerebek mereka lagi santai-santai, bukannya atur lalu lintas di Parung Panjang. Truk tambang semua lolos di luar jam operasional," curhat salah satu warga ke Dedi Mulyadi pada kolom komentar.

"Ini petugas ada mainkah sama tambang? Susah banget bikin tertib jam operasional truk tambang di Parung Panjang ya. Tindakan tegasnya apa pak? Masa dari pejabat A sampai Z nggak ada yang berani tegas sama pengusaha tambang!," imbuhnya.

Netizen lain mengungkapkan hal senada ke Dedi Mulyadi. Pengawasan dan penegakan aturan terkait jam operasional truk tambang di Parung Panjang disebut tidak berjalan sebagaimana tertera dalam kesepakatan dan menjadi aturan yang tertuang di atas kertas lewat Perbub.

"Tolong Pak KDM, tengok Parung Panjang. Walaupun saya pendatang tapi memang benar itu jalan parah banget. Disaat jam kerja truk truk gede banget lewat. Jalan sudah kayak wisata lubang seribu, debu kemana mana. Tolong Pak, saya kasihan aja banyak korban jiwa pula," imbuhnya.

Netizen lainnya mengadu ke KDM terkait perbaikan jalan di Parung Panjang yang dianggap tidak ada pengawasannya. Padahal di dalam suatu pengerjaan proyek, pengawasan sangat penting untuk memastikan tidak ada yang diselewengkan. 

"Parung Panjang proyek 59 M pengawasan 0, bobrok," ungkapnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore