Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 21.15 WIB

Keamanan Kompleks Rumah Eko Patrio Diperketat Usai jadi Sasaran Penjarahan Massa, Kini Dijaga TNI

Situasi kompleks rumah komedian sekaligus Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Jalan Karang Asem 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jum - Image

Situasi kompleks rumah komedian sekaligus Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Jalan Karang Asem 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jum

JawaPos.com - Kawasan rumah komedian sekaligus Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Jalan Karang Asem 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan kini pengamanannya diperketat.

Langkah itu dilakukan di kompleks permukiman elite tersebut menyusul aksi penjarahan rumah Eko oleh massa tak dikenal pada Sabtu (30/8) malam. 

Pantauan Jawa Pos pada Jum'at (5/9) hingga pukul 11.10 WIB, kondisi kawasan rumah Eko sudah kondusif. Tak terlihat lagi kerumunan massa di sekitar rumah yang berada tepat di belakang pos sekuriti itu.

Salah satu sekuriti kompleks yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak Senin (1/9), akses media ke lokasi sudah dibatasi. Wartawan tidak diperbolehkan mengambil gambar atau mendekati rumah Eko.

"Media sudah enggak boleh masuk sejak sehari setelah kejadian. Itu atas instruksi RT/RW karena warga merasa terganggu," katanya, Jumat (5/9).

Menurut dia, situasi sebenarnya sudah tenang sejak pagi hari pascapenjarahan, Minggu (31/8). Massa yang sempat menggeruduk rumah politikus PAN itu langsung bubar setelah melakukan aksinya.

"Setelah kejadian, pagi harinya langsung kondusif. Udah enggak ada massa lagi yang datang. Sekarang di dalam rumah itu sudah kosong, paling tinggal lemari. Soalnya penjarahannya sampai tiga gelombang. Yang terakhir itu bahkan enggak kebagian apa-apa," lanjutnya.

Terkait keamanan, pihak sekuriti menyebutkan adanya peningkatan pengamanan selama beberapa hari terakhir, khususnya pada malam hari.

Personel TNI disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pergerakan massa lanjutan.

"Ada peningkatan pengamanan, apalagi katanya sampai tanggal 5 masih ada potensi pergerakan massa. Ada anggota TNI yang jaga di setiap pos kalau malam, hari ini (5/9) katanya terakhir penambahan TNI," imbuhnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore