
Ratusan mahasiswa membubarkan diri usai aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, Senin (1/9). (Ryandi Zahdomo/jawapos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 7 aksi unjuk rasa akan digelar di wilayah Jakarta Pusat hari ini, Selasa (2/8). Aksi tersebut tak hanya aksi solidaritas atas tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, tapi juga membawa sejumlah aspirasi lain.
Rangkaian aksi ini diperkirakan akan memicu kepadatan di sejumlah titik strategis di Jakarta Pusat. Mulai dari di sekitar Monas, Gambir, Tanah Abang dan Senen.
Aparat kepolisian telah menyiapkan pengamanan untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib dan kondusif. "Di wilayah Jakarta Pusat 885 personel," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki, Selasa (2/8).
Selain itu, ribuan aparat kepolisian juga tetap disiagakan di DPR RI. Namun Ruslan memastikan tidak ada laporan kegiatan unjuk rasa di DPR RI hari ini. "Di DPR 6.148 personel (disiagakan)," terangnya.
Empat kelompok massa akan menggelar aksi di kawasan Silang Selatan Monas.
Selain Monas, aksi juga akan digelar di sejumlah kantor kementerian dan lembaga negara.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
