
OPERASI GABUNGAN: Danramil 0621-20 Gunung Sindur Kapten Sapto Andi memimpin gelar pasukan operasi gabungan di kawasan Business District Bukit Dago, Rawa Kalong, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Senin
JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari, yakni Senin (1/9/2025) dan Selasa (2/9/2025), sebagai bentuk antisipasi terhadap rencana aksi demonstrasi massal yang terjadi serentak di berbagai daerah. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, kepada Jawa Pos pada Senin (1/9).
Menurut Bambang, kebijakan PJJ berlaku untuk seluruh satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga lembaga nonformal seperti PKBM dan kursus. Tujuannya adalah menjaga keselamatan peserta didik dari potensi risiko aksi massa yang tidak terkendali.
”Dimohon memastikan peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik dan berada di rumah masing-masing untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Bambang dalam pernyataan melalui WhatsApp.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menginstruksikan jajaran TNI-Polri untuk bertindak tegas terhadap aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkistis. Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan tertutup dengan para pimpinan TNI, Polri, dan kepala daerah di Hambalang, Bogor, pada Sabtu (30/8).
Rencana aksi demonstrasi direncanakan berlangsung di 27 wilayah di seluruh Indonesia. Berdasarkan pantauan Jawa Pos, sejumlah titik yang menjadi sasaran aksi di antaranya adalah Palangkaraya, Palu, Ambon, Makassar, Banda Aceh, Banjarmasin, Gorontalo, Yogyakarta, Serang, Tangerang Selatan, Kabupaten Bogor, Mojokerto, Solo, dan Papua. Aksi ini mayoritas dipusatkan di depan gedung DPRD setempat.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, operasi gabungan TNI-Polri telah digelar di berbagai wilayah. Salah satu titik pengamanan terjadi di kawasan perbatasan antara Kota Tangerang Selatan dan Gunung Sindur, Bogor. Sebanyak 31 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan aparatur pemerintah berjaga di kawasan Central Business District (CBD) Bukit Dago, Rawakalong, sejak Senin pagi.
Wakapolsek Gunung Sindur AKP Lukito Sadoto menjelaskan, kekuatan pengamanan terdiri dari enam personel Koramil, 10 anggota Polsek, 10 anggota Pokdar Kamtibmas, dan lima petugas desa.
“Kami melakukan penyekatan supaya tidak ada warga Gunung Sindur yang melaksanakan demo. Ini daerah perbatasan. Kami telah koordinasi antara Polres Tangsel dan Polres Bogor untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penjarahan,” jelas Lukito di lokasi.
Lukito juga mengaku telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah di wilayahnya, terutama di tingkat SMA dan SMK. Ia menyebut demonstrasi sebelumnya sempat melibatkan pelajar. “Kami sudah koordinasi dengan kepala sekolah, khususnya yang offline, untuk tetap memantau anak muridnya,” ungkapnya.
Terkait potensi gangguan di kawasan industri sekitar Gunung Sindur, Lukito menegaskan situasi masih aman. Koordinasi juga dilakukan dengan beberapa organisasi buruh guna mencegah keterlibatan pekerja pabrik dalam aksi. “Kami telah melakukan pendekatan dengan pabrik-pabrik. Sementara ini tidak ada buruh yang akan melaksanakan demo, nihil,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 0621-20 Gunung Sindur Kapten Sapto Andi menyebut ada satu objek vital di wilayahnya yang menjadi perhatian khusus, yakni Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur. “Objek vital kita ada satu ya, di Lapas itu. Memang ada perhatian khusus dari pimpinan. Selama ini Babinsa yang ditempatkan di sana. Perannya adalah memberikan wawasan kebangsaan kepada warga binaan,” jelas Sapto.
Kepala Seksi Trantib/Kanit Pol PP Gunung Sindur, Sugiharto, turut membenarkan pihaknya telah menerima surat edaran imbauan PJJ dari Pemkab Bogor. Ia menyatakan peran Pol PP saat ini difokuskan pada pengamanan fasilitas pendidikan yang kosong.
”Kami sejauh ini memonitor sekolah yang memberlakukan PJJ. Khususnya dari tindak kriminalitas dan hal tidak diinginkan,” ujar Sugiharto.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
