
Petugas DLH DKI Jakarta membersihkan sisa-sisa kebakaran di Halte Transjakarta, Minggu (31/8). (DLH DKI Jakarta)
JawaPos.com - Sebanyak 1.150 petugas kebersihan dikerahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta untuk memulihkan dan membersihkan Ibu Kota, pascaunjuk rasa yang berlangsung dari Jumat (29/8) hingga Sabtu (30/8).
Pembersihan dilakukan di lokasi-lokasi utama unjuk rasa di Jakarta, termasuk sejumlah halte bus Transjakarta yang dibakar.
Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, operasi pembersihan berjalan masif dengan mengerahkan sarana prasarana yang memadai.
Termasuk 48 unit road sweeper, 60 truk pengangkut sampah, dan 45 mobil lintas, sehingga pemulihan kondisi Jakarta dapat dilakukan dengan cepat.
“Alhamdulillah, sejak kemarin (30/8) operasi kebersihan telah berjalan. Kami berupaya memastikan Jakarta kembali pulih dan bersih pascaaktivitas unjuk rasa,” kata Asep, Minggu (31/8).
Jakarta Pusat menjadi wilayah dengan beban pembersihan tertinggi di mana sebanyak 200 personel berhasil mengangkut 230 meter kubik sampah dengan berat total sekitar 50,61 ton. Mereka didukung 18 road sweeper, 13 truk, dan 13 mini dump truk.
Di Jakarta Utara, 50 personel bekerja dengan dibekali 2 road sweeper, 4 truk, dan 2 mobil pick-up. Sementara di Jakarta Barat, 100 petugas ditugaskan dengan dukungan 10 road sweeper dan 5 truk.
Wilayah Jakarta Selatan mengerahkan 100 petugas yang didukung 10 road sweeper, 3 truk, dan 10 mobil lintas. Adapun di Jakarta Timur, terdapat 200 petugas dengan 8 road sweeper, 10 truk, dan 5 mobil lintas.
Dukungan terbesar diberikan oleh Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) dengan tambahan 500 petugas, 25 truk pengangkut sampah, 10 mobil lintas dan 1 alat berat Craine kapasitas 80 ton. “Mereka membackup operasi di seluruh wilayah Jakarta,” ujar Asep.
Operasi pembersihan khususnya terfokus pada kawasan epicentrum aksi di Jakarta Pusat. Di kawasan Gedung DPR/MPR dan sekitarnya, sebanyak 50 personel ditugaskan dengan didukung 2 unit truk anorganik, 3 unit mini dump truk/mobil lintas, dan 4 unit road sweeper.
Tim berhasil mengangkut 70 meter kubik sampah (setara 15,41 ton) yang merupakan volume tertinggi dari semua lokasi.
Di sepanjang Jalan KKO Usman dan Terminal Senen, 40 personal yang ditugaskan di lokasi ini mengoperasikan 2 unit truk anorganik, 2 unit mini dump truk, dan 3 unit road sweeper.
Upaya mereka menghasilkan pengangkutan 50 meter persegi sampah (setara 11 ton) dan masih berlanjut proses penanganannya.
Kawasan vital yang meliputi Istana Merdeka, Monumen Nasional (Monas), Balaikota, serta seluruh jalan di sekitar Medan Merdeka dibersihkan oleh 40 personel.
Mereka didukung 3 unit truk anorganik, 2 unit mini dump truk, dan 4 unit road sweeper. Tim berhasil mengumpulkan 40 meter persegi sampah (setara 8,8 ton).

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
