
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Istimewa)
JawaPos.com–Wajah Jakarta akan berubah. Bukan sekadar tambal sulam atau proyek rutin tahunan. Tapi transformasi yang menyeluruh, menyentuh detak kehidupan kota dan denyut nadi warga ibu kota.
Itulah janji yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia menyampaikan, akan berkonsentrasi dalam perbaikan infrastruktur publik di Jakarta.
''Saya akan melakukan terobosan beberapa untuk perbaikan Jakarta. Taman-taman akan kami hidupkan dan beberapa hub akan dibangun,'' ujar Pramono.
Yang pertama menjadi fokus adalah pembangunan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) Bundaran Hotel Indonesia.
''Nanti, akan terkoneksi antara Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, kemudian Kempinski (Hotel Indonesia Kempinski) di bawah. Sehingga, dengan demikian, itulah simbol atau rupa dari infrastruktur baru Jakarta,'' terang Pramono.
Untuk TOD itu, Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan, tidak akan menggunakan APBD DKI. Demikian juga rencana untuk integrasi transportasi di Dukuh Atas.
''Kan, antara moda mulai dari KRL, LRT Jabodebek, MRT Jakarta, Transjakarta, dan Kereta Bandara itu tidak terhubungkan. Sehingga kalau sebagai hub, harusnya terhubungkan,'' imbuh Pramono.
Untuk mengkoneksikan semua moda itu, Pram mengaku sudah beberapa kali rapat bersama jajarannya, maupun pemerintah pusat.
''Segera akan diputuskan, di atas Dukuh Atas itu akan ada yang menghubungkan, melingkar. Sehingga, orang dari manapun kalau mau ke bandara bisa naik atau turun di Dukuh Atas. Apakah selanjutnya, naik KRL, naik Transjabodetabek, naik MRT, atau TJ tidak akan kehujanan jalan kaki,'' jelas Pramono Anung.
Dia mengakui, saat ini, pembangunan transportasi di sana jalan masing-masing. Hal itu karena ego sektoral antara pemerintah pusat dan daerah.
''Saya sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan sudah memohon izin persetujuan, alhamdulilah sudah disepakati,'' kata Pramono.
Dengan kesepatakan itu, Pram menyatakan sudah menyiapkan dana pembangunan hub yang melingkar di sana.
''Walaupun belum 100 persen dananya, tapi sudah separuh sudah tersiapkan. Dan sekali lagi, kami tidak menggunakan dana APBD DKI,'' jelas Pramono.
Kenapa tidak dana APBD, lanjut dia, supaya yang mengerjakan betul-betul profesional dan dikerjakan secara terbuka.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
