
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyaksikan penandatanganan fasilitas pembiayaan antara PT Pulo Mas Jaya dan PT Bank Mega Syariah di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jumat (31/7). (Dok Pemprov DKI Jakarta)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta bersama BUMD resmi menggeber proyek Pulomas Tower yang dirancang terintegrasi langsung dengan Stasiun LRT Equestrian untuk memperkuat kawasan Berorientasi Transit Oriented Development (TOD).
Kepastian pembangunan kawasan produktif di Jakarta Timur ini ditandai melalui penandatanganan fasilitas pembiayaan antara PT Pulo Mas Jaya dan PT Bank Mega Syariah di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jumat (31/7).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno merespons positif sinergi pembiayaan ini. Langkah kolaboratif tersebut dinilai sebagai terobosan penting untuk mengoptimalkan potensi aset daerah tanpa harus bergantung penuh pada APBD.
"Saya menyambut baik penandatanganan fasilitas pembiayaan ini sebagai wujud sinergi antara BUMD dan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan aset daerah agar semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Wagub Rano di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (31/7).
Menurut Wagub Rano, BUMD dituntut tidak hanya menjaga kinerja usaha tetap sehat, tetapi juga berperan aktif sebagai motor pendorong pembangunan kota. Pemanfaatan aset secara terencana diyakini mampu membuka ruang ekonomi baru sekaligus mendongkrak kualitas layanan publik.
Posisi Pulomas Tower yang terhubung langsung dengan moda transportasi massal menjadi nilai tambah utama. Skema ini diyakini bakal mempermudah mobilitas warga sekaligus menghidupkan aktivitas bisnis di wilayah sekitarnya.
"Pulomas Tower merupakan salah satu wujud dari upaya tersebut. Dengan lokasinya yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Equestrian, kami berharap kawasan ini dapat berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development," urai Wagub Rano.
Kunci Kolaborasi dan Tata Kelola Profesional
Wagub Rano menegaskan pentingnya memperluas kemitraan serupa antara Pemprov, BUMD, dan lembaga keuangan. Pembiayaan kolaboratif dianggap sebagai alternatif cerdas dalam merealisasikan proyek-proyek strategis daerah.
Kendati demikian, pelaksanaan proyek skala besar ini tetap wajib mengedepankan prinsip tata kelola yang bersih, profesional, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022