
Toni, Warga Cibungbulang Bogor yang mengaku jadi korban begal (dua dari kanan) memberikan klarifikasi di Polsek Cibungbulang, Kabupaten Bogor. (Humas Polres Bogor)
JawaPos.com – Seorang warga Cibungbulang Kabupaten Bogor melaporkan bahwa ia jadi korban begal di Jalan Lingkar Leuwiliang Kabupaten Bogor. Belakangan, ketahuan kalau laporannya fiktif alias hoaks.
Warga bernama Toni itu awalnya melapor ke Polsek Cibungbulang bahwa ia baru saja dibegal pada Sabtu (23/8) malam. Selain merampas motor, pelaku juga disebut membawa kabur dua ponselnya.
Atas laporan tersebut, Polsek Cibungbulang langsung mengerahkan tim buser ke lokasi kejadian untuk melacak pelaku.
Kabar itu sempat menyebar luas dan membuat masyarakat setempat resah. Apalagi, pada Minggu (17/8) pekan lalu ada kurir ekspedisi yang menjadi korban begal di jalan yang sama.
Ruanya, laporan itu hanya bohong belaka. Setelah diperiksa polisi, Toni mengaku bahwa ia hanya mengarang cerita menjadi korban begal.
Yang terjadi sebenarnya, motor dan dua ponselnya sudah ia gadaikan. Namun, ia tak berani bercerita kepada sang istri karena takut dimarahi.
Dalam sebuah video klarifikasi yang beredar di media sosial, Toni menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat maupun aparat.
Dengan wajah penuh penyesalan, Toni menyadari perbuatannya telah menimbulkan keresahan di tengah warga. Terlebih sebelumnya ada kasus serupa di wilayah Cibungbulang.
“Saya Toni, memohon maaf kepada pihak TNI-Polri dan warga se-Kecamatan Cibungbulang, terutama warga Galuga,” ucapnya dalam klarifikasi, Minggu, 24 Agustus 2025.
Toni juga menegaskan bahwa informasi soal dirinya menjadi korban begal di Jalan Baru Galuga adalah tidak benar. Ia mengakui bahwa kabar tersebut hanyalah rekayasa semata.
“Bahwa berita pembegalan tersebut adalah hoaks,” kata Toni.
Ia juga menjelaskan alasan di balik kebohongan yang dibuatnya. Menurut pengakuannya, motor dan dua handphone tersebut digadaikan karena alasan pribadi.
Namun ia tidak berani jujur kepada istrinya, sehingga memilih mengarang cerita seolah-olah menjadi korban begal.
“Yang sebenarnya terjadi motor tersebut saya gadai. (Mengarang cerita begal) karena takut kepada istri saya,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, Toni kembali menyampaikan penyesalan mendalam. “Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya dalam klarifikasi tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
