
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menemui Gubernur Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (20/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku enggan menjadi Komisaris atau Direktur Utama (Dirut) di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal itu ia sampaikan usai menemui Gubernur Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (20/8).
"Kan saya masih KTP Jakarta. Diterima Pak Gub kan sudah ngajak bangun (Jakarta) bareng," ujar Ahok.
Gubernur Jakarta tahun 2014-2017 itu mengaku lebih enak hidup bebas tidak terikat dengan perusahaan manapun. "Aku kan sekarang enak beginilah, free man," katanya.
Dengan tidak terikat, kata Ahok, dirinya bisa lebih leluasa menjadi pembicara di sejumlah lokasi. "Waktunya juga susah saya banyak menjadi pembicara keliling kan. Kadang keluar negeri, ke mana, kan kalau terikat satu PT agak susah," sambungnya.
Diketahui, sejumlah orang "dekat" Pramono telah menjabat sebagai komisaris di sejumlah BUMD DKI. Misalnya, Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano, Lies Hartono alias Cak Lontong, mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso dan Mantan Direktur PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Ketiganya diangkat sebagai komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA).
Kemudian Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Prasetyo Edi Marsudi sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda PAM Jaya. Politikus PDIP Johan Budi juga diangkat sebagai komisaris di Transjakarta.
Para loyalis Anies Baswedan juga ikut mendapat jabatan di BUMD. Seperti, mantan Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, menjadi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Koordinator Presidium DPP Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) sebagai Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya. Anies sendiri diketahui mendukung Pramono - Rano saat kampanye di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
