
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan situasi dan kondisi lalu lintas pasca acara puncak peringatan HUT ke-80 RI di Jakarta kembali normal. (Polri)
JawaPos.com-Seluruh rangkaian acara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sudah tuntas. Korlantas Polri memastikan bahwa kondisi lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya sudah normal kembali.
Operasi Merdeka Jaya yang dilaksanakan untuk mengamankan jalannya hari besar bangsa Indonesia pun berjalan dengan sukses. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengapresiasi kinerja seluruh jajaran kepolisian. Khususnya yang melaksanakan tugas dalam operasi tersebut.
Apresiasi disampaikan setelah dirinya memastikan situasi lalu lintas maupun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) normal.
”Operasi Merdeka Jaya ini bagian daripada atensi bapak kapolri, sehingga all out dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya sampai malam tadi untuk memantau, dan alhamdulillah berjalan dengan lancar,” kata Agus dalam keterangan resmi pada Selasa (18/8).
Berdasar pantauan dan laporan di lapangan, Agus menyatakan bahwa seluruh rangkaian acara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang berlangsung sejak pagi sampai malam kemarin berjalan dengan aman dan tertib. Masyarakat antusias tumpah ruah ke lokasi acara. Namun, semua dapat dikendalikan dan tetap kondusif.
”Masyarakat juga riang gembira. Anggota juga dengan semangat di lapangan, loyalitas demi Merah Putih,” kata Agus Suryonugroho.
Perwira tinggi yang menyandang dua bintang di pundak itu mengakui, sempat ada peningkatan volume kendaraan selama acara berlangsung. Namun demikian, kondisi lalu lintas tetap dapat dikendalikan.
Menurut Agus, semua itu berkat persiapan matang dan langkah antisipasi dari seluruh jajaran.
“”Memang ada peningkatan traffic counting-nya. Jadi, peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan massa yang hadir. Tetapi, alhamdulillah kami sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” imbuh Agus Suryonugroho.
Agus menyampaikan bahwa pengamanan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sudah dirancang sejak awal melalui Tactical Floor Game (TFG). Termasuk skenario pengalihan arus, pengawalan, hingga penutupan kegiatan. Demikian pula strategi rekayasa lalu lintas dan opsi penutupan jalan dan pengalihan arus situasional.
”Jalan pada prinsipnya hanya buka-tutup ya. Jadi, tidak absolut untuk ditutup. Rekayasa lalu lintas tergantung kegiatan, termasuk juga jumlah kendaraan,” tandas Agus Suryonugroho.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
