
Ilustrasi Jakarta. Tarif PBB--P2 Jakarta dipastikan naik tipis angtara 5-10 persen, dan berlaku hanya untuk bangunan dengan NJOP di atas Rp 2 miliar. (Pexels)
JawaPos.com - Sejumlah daerah di Indonesia menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), tidak terkecuali Jakarta. Namun, tak seperti beberapa daerah yang naik gila-gilaan, kenaikan PBB-P2 di Jakarta hanya sekitar 5-10 persen.
''Jangan khawatir, Jakarta naiknya kecil sekali. Bahkan, saya malah ngurangin kemarin. Jadi, Jakarta ini, saya sudah mendapatkan laporan (kenaikan) nggak lebih 5-10 persen, jadi kecil bangetlah,'' terang Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Jumat (15/8).
Kenaikan PBB-P2 yang dimaksud Pramono dikenakan pada bangunan yang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)-nya lebih dari Rp 2 miliar.
Sebab, bangunan yang NJOP-nya di bawah Rp 2 miliar mendapatkan insentif, yakni PBB-P2 nya digratiskan.
''Jadi, bagi masyarakat yang NJOP-nya di bawah Rp 2 miliar, PBB-nya itu 0 persen. Termasuk juga masyarakat yang memiliki bangunan apartemen yang di bawah Rp 650 juta,'' jelas politikus PDIP itu.
Dia juga menyebutkan, transparansi dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak di Jakarta sudah berjalan cukup baik.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Lusiana Herawati menuturkan, kebijakan pemberian insentif itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 281 Tahun 2025 yang mulai berlaku sejak 8 April 2025.
''Tahun ini, insentif PBB-P2 diberikan dalam empat bentuk utama. Yakni, pembebasan, pengurangan, keringanan, dan pembebasan sanksi administratif,'' ujarnya.
Pembebasan pajak 100 persen itu diberikan untuk rumah tapak dengan NJOP maksimal Rp 2 miliar dan rumah susun maksimal Rp 650 juta.
Syaratnya, wajib pajak adalah orang pribadi, hanya satu objek yang dibebaskan, dan NIK sudah tervalidasi di akun Pajak Online.
''Pajak daerah berperan penting dalam pembiayaan kebutuhan pembangunan kota. Tapi kami juga memahami bahwa beban masyarakat harus disesuaikan dengan kemampuan mereka,'' kata Lusiana.
Dengan insentif itu, dia berharap penerimaan pajak daerah tetap optimal namun tetap berpihak pada masyarakat.
Berdasar data Bapenda DKI, hingga 3 Juli 2025, realisasi PBB-P2 Jakarta sudah mencapai Rp 8,27 triliun dari target Rp 11 triliun.b

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
