Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 20.30 WIB

Ciliwung yang Kotor Jadi Trek Arung Jeram, Angkat Isu Pelestarian Sungai Lewat Festival 2025

Arung jeram di sungai Ciliwung yang terkenal kotor. (Istimewa). - Image

Arung jeram di sungai Ciliwung yang terkenal kotor. (Istimewa).

JawaPos.com - Sungai Ciliwung selama ini identik dengan tumpukan sampah, air keruh, dan pencemaran berat—terutama di wilayah Jakarta. Namun akhir pekan ini, aliran Ciliwung di Depok justru menjadi arena rafting competition Piala Menteri Lingkungan Hidup, 8–10 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Festival Ciliwung 2025, inisiatif PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang diklaim bertujuan memulihkan ekosistem sungai sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.

“Komitmen PGN dalam mendukung pelestarian ekosistem Sungai Ciliwung diharapkan bisa meningkatkan kepedulian warga Depok. Kita ingin kualitas airnya membaik demi kesejahteraan masyarakat,” kata Pj. Sekretaris Daerah Kota Depok sekaligus Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Depok, Nina Suzana, Jumat (8/8).

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar adu cepat di air. 

“Ini tentang menyatu dengan alam dan memahami pentingnya menjaga sungai. Festival Ciliwung 2025 diharapkan memicu kesadaran dan aksi nyata masyarakat,” ujarnya.

Festival ini juga menjadi bagian dari program Gerbangbiru Ciliwung yang menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup, Pemda Depok, sekolah, serta komunitas seperti Sahabat Ciliwung dan Bank Sampah. 

Program ini berjalan 2024–2026, mencakup pelatihan arung jeram untuk siswa SMPN 34 Depok, pembangunan fasilitas olahraga air, hingga pembinaan atlet muda.

Lomba arung jeram tahun ini diikuti 18 tim kategori R4 putra dan 10 tim R4 putri dari Jabodetabek dan Bandung. Pertandingan berformat head-to-head ini akan berakhir pada 10 Agustus 2025, dengan hadiah diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup.

Melalui ajang ini, PGN ingin membalik citra Ciliwung dari sungai kotor menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian lingkungan.

“Sungai yang sehat adalah kunci keberlanjutan dan masa depan kota,” tutup Fajriyah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore