
PT MRT Jakarta terus kembangkan kawasan TOD untuk transformasi mobilitas kota. (Istimewa)
JawaPos.com-Selain membangun infrastruktur transportasi, PT MRT Jakarta juga terus mengembangkan bisnis dan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) di sekitar stasiun. Upaya itu menjadi bagian dari transformasi mobilitas kota Jakarta untuk bisa sejajar dengan kota-kota besar dunia.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud menjelaskan, dari 13 stasiun MRT, ada lima yang sudah hijau pengembangan TOD-nya. Perinciannya, TOD Area Istora-Senayan, Blok M–Sisingamangaraja, Fatmawati, Lebak Bulus, dan Dukuh Atas.
“Kalau sudah hijau itu artinya TOD-nya sudah lengkap. Lengkap itu maksudnya, mulai dari regulasi, panduan rancang kota, pengelola kawasan dan juga tarifnya,” ujar Farchad.
Farchad menambahkan, TOD bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan pendekatan pembangunan kota yang berpusat pada transportasi publik. Menurut dia, masih banyak pembangunan gedung di Jakarta yang belum berbasis transit.
“Kami ingin mengubah paradigma dari car-oriented menjadi transit-oriented,” papar Farchad Mahfud.
Selain lima yang sudah lengkap, ada empat area TOD lainnya yang mereka siapkan untuk dikembangkan. Salah satunya, Bunderan HI TOD Area. Di sana, PT MRT Jakarta tengah menyiapkan proyek pembangunan ruang multifungsi bawah tanah (extended concourse) Bunderan HI yang ditargetkan rampung Juni 2027. Dengan ruangan multifungsi yang terhubung dengan Stasiun MRT Bunderan HI, Jakarta akan memiliki satu area yang tidak kalah dengan Singapura.
“Area itu tidak kalah dengan yang ada di Orchard Road Singapura, yang di bawah tanahnya ada area komersil dan sebagainya,” ujar Farchad Mahfud.
Tidak sekadar perencanaan, dia juga menyebutkan bahwa rencana pembangunan ruangan multifungsi itu juga sudah disetujui Gubernur DKI Pramono Anung. Proyek itu akan dibangun dengan menggunakan dana pemenuhan kontribusi pengembang atas kompenisasi peningkatan KLB.
“Saat ini sedang proses persiapan tender dan proses perizinan pembangunan. Ini merupakan titik awal pengembangan Bunderan HI TOD Area karena akan tembus ke beberapa bangunan sekitarnya,” terang Farchad Mahfud.
Tidak cukup sampai di sana, pengembangan kawasan di sana juga akan dilanjutkan dengan perbaikan pedestrian di sana. Memang, untuk pengembangan TOD Area itu tidak cukup hanya beberapa proyek.
Bahkan, Blok M yang sudah hijau TOD Areanya juga akan mereka kembangkan menjadi kawasan yang lebih liveable district nantinya. Salah satunya, dengan proyek pembangunan skybridge Blok M yang akan menghubungkan Stasiun MRT, Blok M Hub, dan terminal bus.
Dengan pengembangan itu, akan memudahkan mobilisasi masyarakat. Misalnya, berjalan kaki dari stasiun ke area Melawai.
“Penataan di sana itu mengubah Blok M menjadi liveable district. Aset itu sudah tiga tahun kami upayakan, dan alhamdulilah awal Januari sudah menjadi aset MRT untuk dikelolakan,” tutur Farchad Mahfud.
Selain membangun jembatan layang atau skybridge di sana, MRT Jakarta juga berencana mengubah tampilan di sana. Salah satunya, memindahkan bus-bus yang ada di Terminal Blok M ke bawah tanah sehingga pergerakan orang menjadi lebih mudah.
“Fungsi-fungsi warisan seperti taman dari era Belanda tetap kami pertahankan. Blok M akan menjadi green creative hub yang cocok bagi generasi muda,” tambah Farchad.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
