
Personel Brimob Polda Metro Jaya menyiapkan logistik untuk korban banjir di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Cuaca ekstrem dengan hujan deras sepanjang Minggu (6/7) membuat Jakarta dikepung banjir. Akibatnya, tidak sedikit warga setempat terjebak dan harus dievakuasi untuk diungsikan.
Lokasi banjir cukup parah di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Warga terdampak diungsikan ke GOR Otista dan Kelurahan Kebun Pala. Pengusian itu disertai dengan dapur umum untuk memberikan penanganan khusus kepada pengungsi, terutama kelompok lansia.
Untuk membantu korban banjir, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mendirikan dapur umum untuk pengungsi korban banjir di GOR Otista dan Kelurahan Kebun Pala.
Wadanyon A Pelopor Satuan Brimob PMJ AKP Sunato mengatakan, pihaknya bergerak membuka dapur umum demi dapat mencukup kebutuhan logistik warga. "Selain membuka dapur umum, personel Brimob turut membantu proses evakuasi dan pengamanan korban banjir. Sebab tidak sedikit lansia yang memerlukan penanganan khusus," ujar AKP Sunato pada Senin (7/7).
Menurut catatan Batalyon A Satuan Brimob Polda Metro Jaya, di Kebon Pala terdapat 30 lansia, 79 anak, 174 orang dewasa, dan 32 balita. "Kalau sudah bencana ini kemanusiaan sangat dikedepankan," tegasnya.
Di tempat terpisah, Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan bantuan logistik untuk korban banjir, khususnya di kawasan Jakarta Timur. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf telah menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan bantuan pada para korban terdampak. “Kami sudah mendistribusikan bantuan ke Kecamatan Kramat Jati, Kelurahan Cililitan dan Kecamatan Jatinegara, Kelurahan Kampung Melayu," ujar Gus Ipul di Jakarta, Senin (7/7).
Adapun bantuan yang telah didistribusikan meliputi makanan siap saji 1.000 paket, makanan anak 480, kasur 200 lembar, selimut 200 lembar, kids ware 81 paket, family kit 100 paket, dan tenda gulung 100 lembar untuk para pengungsi di Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Ada ratusan warga yang terpaksa mengungsi akibat banjir yang terjadi.
Mengingat di wilayah Kecamatan Kramat Jati ini banjir yang terjadi sejak Minggu malam mencapai ketinggian kurang lebih 2 meter. Di Jalan Cililitan Kecil ll, RT 15/RW 07, misalnya. Hal ini menyebabkan 235 orang mengungsi. Kebanyakan warga mengungsi di rumah saudara dan warga sekitar yang aman dari banjir. Kemudian, untuk wilayah Kelurahan Cawang, titik pengungsian terpusat di SDN 01 Cawang, Saung RT 015, dan rumah Bapak Mulya.
Kemudian, untuk di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, bantuan yang telah diberikan antara lain 1.000 paket makanan siap saji, 480 makanan anak, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 81 paket kids ware, 100 paket family kit, dan 100 lembar tenda gulung.
Dari catatan Kemensos, setidaknya ada 294 warga mengungsi di Kampung Melayu. Mereka berada di dua titik pengungsian, yakni SDN 01 Kampung Melayu dan Masjid Jami Ittihadul Ikhwan RW. 08.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
