
Ilustrasi Pungli
JawaPos.com - Sebuah video yang menampilkan narasi dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terhadap seorang sopir bajaj viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
Dalam video yang diunggah pada akun Instagram @warganetjabodetabek, terlihat seorang sopir bajaj memberikan sebungkus rokok kepada petugas Dishub yang mengendarai mobil derek.
Narasi dalam video menyebutkan bahwa pemalakan berupa sebungkus rokok ini terjadi setiap hari. "Di palak setiap hari sama preman berseragam," bunyi narasi dalam video tersebut.
Menanggapi viralnya video itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti informasi ini dengan pemeriksaan internal. Ia menyatakan, akan memeriksa anggota Disbub tersebut pada Senin (30/6) besok.
"Kami tetap akan lakukan pemeriksaan kepada jajaran yang bersangkutan pada hari Senin, 30 Juni 2025," kata Syafrin saat dikonfirmasi, Minggu (29/6).
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar, menyatakan pihaknya langsung bergerak untuk memverifikasi kejadian tersebut dan memanggil pihak-pihak terkait.
"Segera kami panggil para yang bersangkutan untuk diperiksa," ungkap Wildan.
Sebagai respons terhadap kegaduhan ini, Wildan juga membagikan sebuah video klarifikasi dari pria yang disebut-sebut dalam video sebagai korban pemalakan.
Dalam video klarifikasi tersebut, Sopian, sopir bajaj yang terekam dalam video viral, menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa ia tidak merasa menjadi korban pemalakan.
"Jadi mereka berenti, saya diminta tolong untuk membelikan rokok. Jadi selama ini saya tidak ada masalah dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta," ujar Sopian.
Ia pun menyatakan ketidaktahuannya terhadap penyebaran video yang menuduh adanya pungli. "Saya tidak tahu-menahu soal video tersebut," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
