
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Ricky Prayoga/Antara)
JawaPos.com–Ancaman serius tengah membayangi Jakarta dan Banten. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkap krisis air bersih dan energi bisa melanda dua wilayah tersebut jika kerusakan lingkungan di Jabar tak segera ditangani.
“Yang harus menjadi sorotan utama adalah terjadinya degradasi lingkungan yang cukup parah di Jawa Barat yang itu dalam jangka panjang, kalau tidak diperbaiki akan menimbulkan problem bagi Banten dan Jakarta,” ujar Dedi Mulyadi usai Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) di Jakarta Pusat, Selasa (17/6).
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengungkap, titik kritis berada di kawasan Gunung Wayang dan Gunung Windu, Kabupaten Bandung; wilayah vital yang selama ini menjadi penyuplai utama air Waduk Jatiluhur. Waduk Jatiluhur menyuplai 70 persen kebutuhan air DKI Jakarta. Namun, kini ekosistem di hulu terancam rusak parah.
“Sumber air bersihnya itu kan berasal dari Gunung Wayang dan Gunung Windu di Kabupaten Bandung yang hari ini mengalami degradasi akibat perubahan perilaku masyarakat dari mereka menjadi petani perkebunan berubah menjadi petani sayur,” jelas KDM.
Perubahan tersebut, lanjut dia, dipicu anjloknya harga teh serta kerugian di PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Alhasil, para petani memilih meninggalkan kebun teh dan berpindah ke dataran tinggi untuk bertani sayur, yang mempercepat kerusakan lingkungan.
KDM pun memberi peringatan keras. Bila tidak segera dilakukan tindakan tegas, Jakarta bakal menghadapi bencana lingkungan.
“Kalau tidak di-recovery dengan satu, saya melakukan perubahan tata ruang hari ini. Dua melakukan reboisasi dengan biaya yang sangat besar dan mahal, tentunya akan menjadi ancaman bagi Jakarta dalam masa depan,” tegas Dedi Mulyadi.
Tak hanya krisis air, ancaman lebih luas seperti krisis energi dan ketahanan pangan juga sangat mungkin terjadi.
“Ancamannya bukan hanya krisis air bersih, krisis energi, karena kebutuhan antara tarum timur, tarum barat akan terdegradasi sehingga ketahanan pangan kita akan mengalami penurunan,” tambah Dedi.
Lebih lanjut, dia mendorong pentingnya kolaborasi konkret antara Pemprov Jabar dan DKI Jakarta, tak sekadar kerja sama administratif belaka.
“Perkembangan ekonomi di tempat lain juga harus seimbang dengan perbaikan lingkungan yang terjadi karena pertumbuhan ekonomi tersebut,” imbuh Dedi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
