Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 10.40 WIB

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin Paparkan Capaian Kinerja Dewan: Sukses Inisiasi Sertifikat Pengurangan Emisi hingga Ekspor Pangan ke AS

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Koran Eko Priyono (tiga dari kiri) bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.

JawaPos.com - DPRD DKI memiliki peran aktif untuk mendukung kemajuan Jakarta. Mulai sektor lingkungan hingga penguatan ekonomi. Berikut petikan wawancara dengan Khoirudin, ketua DPRD DKI yang juga menjabat ketua DPW PKS Jakarta. 

PT Transportasi Jakarta (TJ) sudah mengantongi sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca (SPE-GRK).Hal itu tidak lepas dari peran Anda sebagai ketua DPRD DKI, bisa dijabarkan?  

Ya. Ini baru pertama dalam sejarah dan mungkin satu-satunya di Indonesia. Ini kerja DPRD DKI. Kami berhasil memperjuangkan TJ dapat sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca. Itu kami dapatkan sebelum gubernur dilantik, sekitar awal Januari 2025.

Untuk mendapatkan sertifikasi itu, kami menggandeng lembaga sertifikasi dunia. Dengan adanya sertifikat itu, satu ton karbon (CO2) itu bisa dihargai USD 5-50, tergantung kepada siapa kita menyampaikan.

Selain nilai penjualan karbonnya, apa lagi dampak positif dari sertifikasi itu?

Selain carbon trading, yang tidak kalah penting, kami ikut dalam isu lingkungan dunia. Itu yang menarik. Proses mendapatkan sertifikat itu pun tidak mudah. Syaratnya banyak. Butuh waktu hampir dua bulan. Cuma, kalau kami nggakmenginisiasinya, ini bisa disertifikatkan oleh diler mobil. Kalau seperti itu, mereka yang akan ambil keuntungannya. Kita hanya dapat isu lingkungannya.

Keberhasilan ini apakah sudah disosialisasikan kepada publik?

Memang lebih baik kalau disosialisasikan secara masif. Hal baik ini saya sampaikan juga kepada ketua-ketua DPRD DKI se-Indonesia yang bertamu ke sini. Bahwa ini salah satu inisiatif kami dan bisa dicontoh. Misalnya, mereka (daerah, Red) itu kanpunya hutan.

Hutannya itu bisa dibuat sertifikat biar bisa diuangkan. Karena itu kan menyerap karbon. Jadi, masuk ke carbon trading. Sayang kalau dibiarkan saja. Dan ini bisa dilakukan oleh DPRD se-Indonesia. Jakarta juga dapat pahala jariah karena menularkan kebaikan ke provinsi lain.

Baru-baru ini Anda terbang ke Amerika Serikat untuk kunjungan kerja, bisa disampaikan hasilnya?

Saya bertemu dengan pimpinan World Bank. TJ yang saya ajak juga mendapatkan bantuan. Selain itu, mereka juga menjelaskan bahwa di sana itu bunga pinjaman di bawah 5 persen, yakni hanya 4,7 persen. Sementara di sini, kita pinjam ke bank itu bunganya 11-12 persen. Mereka mau membantu meskipun mobil yang dibeli tidak dari Amerika Serikat.

Selain TJ, saya juga membawa BUMD lainnya, yakni PT Food Station Tjipinang Jaya. Mereka juga mendapat bantuan dan mendapat kesempatan suplai pangan ke 1.000 restoran di Amerika Serikat. Bulan Juli ini, Food Station akan ekspor pertama ke Amerika Serikat. Selain itu, ada kampus cabang Amerika yang akan dibuka di Ancol.

Tanahnya sudah disiapkan Pemprov DKI. Jadi, orang Indonesia yang akan kuliah di Amerika Serikat, setahun pertama di Ancol dulu. Untuk persiapan. Setelah itu baru terbang ke Amerika Serikat. Tidak ada perbedaan signifikan karena para dosen dari Amerika Serikat juga akan datang mengajar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore