
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (YOGI WAHYU PRIYONO/JAWA POS)
JawaPos.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan perombakan di kursi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Posisi Ketua DPRD DKI Jakarta yang dijabat oleh Khoirudin kini akan dialihkan kepada Suhud Alynudin. Pergantian ini dilakukan pasca Musyawarah Nasional (Munas) 2025.
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli menuturkan, surat keputusan dari DPP PKS merupakan instruksi organisasi yang wajib dijalankan oleh struktur di bawahnya, termasuk di tingkat wilayah.
"Ada surat dari DPP yang mengusulkan, menyarankan agar penggantian, tapi bagi kami itu adalah perintah ke DPW bahwa ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta yang saat ini memang fraksi PKS ya, yang mengisi posisi tersebut," ujar Taufik dikutip Rabu (22/4).
Rotasi jabatan ini terjadi seiring dengan pergantian pucuk pimpinan tertinggi di PKS. Kepemimpinan Presiden PKS yang baru, Al Muzzammil Yusuf, yang menggantikan Ahmad Syaikhu, membawa angin perubahan melalui restrukturisasi organisasi secara nasional.
Menurut Taufik, perubahan struktur ini tidak hanya menyasar DKI Jakarta, tetapi merata di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar organisasi dapat bergerak lebih lincah dan efektif.
"Memang kan kalau presiden yang baru atau pimpinan yang baru tentu dia mencari cara paling efektif untuk bisa menjalankan organisasi, dan kemudian sesudah ketua DPW berganti," tutur Taufik.
"Tahun ini kita lihat ternyata presiden DPP juga ikut mengganti pejabat, atau merotasi amanah yang tadinya disampaikan atau diberikan kepada Ustaz Khairuddin untuk kemudian dialihkan kepada Ustaz Ketua DPW yang saat ini, yaitu Pak Suhud," sambungnya.
Taufik menekankan bahwa bagi kader PKS, penempatan posisi strategis adalah sebuah amanah yang bisa berganti sewaktu-waktu.
Dalam kultur internal partai, pergantian jabatan adalah hal lumrah. Pimpinan memiliki kewenangan penuh untuk menyusun tim kerja yang dinilai paling selaras dengan program organisasi, baik saat kader dipromosikan maupun saat harus kembali menjalankan peran lain.
"Dari tadinya ketua menjadi anggota, ya enggak apa-apa. Kalau misalnya kemudian diturunkan lagi menjadi orang-orang biasa ya, it's okay di sini," imbuh Taufik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
