Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Juni 2025 | 20.08 WIB

Begini Tiga Materi Utama Pembinaan Karakter dan Bela Negara untuk Remaja Depok

Markas Kostrad Depok akan menjadi lokasi pelatihan pembinaan karakter bagi siswa di Depok. (Febry Ferdian/Jawa Pos) - Image

Markas Kostrad Depok akan menjadi lokasi pelatihan pembinaan karakter bagi siswa di Depok. (Febry Ferdian/Jawa Pos)

JawaPos.com–Divisi 1 Kostrad menyiapkan materi program pembinaan karakter dan bela negara yang dirancang untuk remaja di wilayah Kota Depok.

Materi yang disiapkan berupa tiga pilar utama yang akan menjadi fondasi kegiatan tersebut. Yakni berupa kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan pembelajaran akademik. Ketiganya diramu dalam satu rangkaian kegiatan yang diharapkan berdampak pada keseharian peserta.

”Kami berikan materi kegiatannya yang pertama mengenai kedisiplinan, kemudian yang kedua tentang wawasan kebangsaan, dan yang terakhir adalah dari Dinas Pendidikan, yaitu untuk pembelajaran,” jelas Aster Divisi 1 Kostrad Kolonel Inf Wira Muharromah, di Markas Kostrad, Cilodong, Kota Depok.

Dia menegaskan, pendekatan kegiatan ini bukan semata-mata fisik atau semi militer, tapi juga menyentuh aspek mental dan akademik, seiring dengan usia peserta yang masih rentang sekolah. Program ini juga melibatkan Dinas Pendidikan sebagai mitra utama.

”Betul, karena dari Dinas Pendidikan juga harus turut andil. Ini menghadapi anak-anak umur 13 sampai 15 tahun, mereka juga masih akan menghadapi ujian,” ujar Wira Muharromah.

Menurut rencana, pelaksanaan kegiatan akan menyesuaikan dengan kalender ujian peserta didik. Diperkirakan sebagian peserta akan mengikuti ujian pada 9 dan 10 Juni. Karena itu, manajemen waktu menjadi perhatian utama dalam program ini.

”Jadi kita fokuskan jam belajar ya jam belajar, jam istirahat ya jam istirahat, ibadah ya ibadah. Jadi tidak ada waktu untuk kegiatan yang lain-lain seperti main game, kegiatan yang tiba-tiba,” tambah Wira Muharromah.

Terkait larangan membawa ponsel, Wira menyebut hal itu masih dalam pertimbangan. Menurut dia, pengendalian terhadap distraksi digital sangat penting untuk memastikan efektivitas kegiatan.

Sementara dari sisi teknis lapangan, jumlah pelatih dan pembimbing akan disesuaikan dengan jumlah peserta. Wira mengatakan, satu pelatih akan bertanggung jawab atas sepuluh peserta untuk menjamin pendekatan yang lebih personal dan intensif.

”Nanti kami sesuaikan dengan panitia, sebelahnya berapa, kemudian kita akan bersama. Satu pelatih itu biasanya mengendalikan sepuluh orang,” kata Wira Muharromah.

Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada remaja sejak dini. Kostrad memastikan seluruh kegiatan tetap berpihak pada keselamatan, kenyamanan, dan perkembangan optimal anak.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore