Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 April 2025 | 01.07 WIB

Bau Menyengat Mirip Gas Gegerkan Warga Bekasi, BPBD Lakukan Penelusuran

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan BPBD melakukan penelusuran terkait bau mirip gas di Bekasi. (ANTARA/Asep Firmansyah) - Image

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan BPBD melakukan penelusuran terkait bau mirip gas di Bekasi. (ANTARA/Asep Firmansyah)

JawaPos.com - Warganet ramai-ramai membincangkan bau menyengat mirip gas di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Bau tersebut juga dicium oleh para pengguna Tol Layang MBZ. Atas perbincangan yang meluas di media sosial itu, BPBD Kota Bekasi telah melakukan penelusuran. 

Bau menyengat menyerupai gas dilaporkan tercium dan dirasakan oleh warga di beberapa wilayah di Kota Bekasi pada Jumat malam (18/4) sekitar 21.50 WIB. BPBD Kota Bekasi membenarkan adanya bau menyengat itu, mereka lantas mencari tahu penyebab atau sumber bau menyengat tersebut.

”Berdasarkan informasi yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana, monitoring dilakukan BPBD Kota Bekasi hingga tiga kecamatan,” Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan hal itu kepada awak media pada Sabtu (19/4). 

Tiga kecamatan tersebut terdiri atas Kecamatan Mustikajaya, Kecamatan Rawalumbu, dan Kecamatan Bantargebang. BPBD Kota Bekasi menerjunkan tiga ambulans untuk menelusuri bau tersebut. Namun demikian, hingga Sabtu dini hari (19/4) sumber bau tersebut belum ditemukan.

”Menurut laporan yang diterima, Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Bekasi melanjutkan penelusuran pada Sabtu pagi dengan menyisir sekitar daerah aliran sungai (DAS) Kali Bekasi. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah sumber bau menyengat berasal dari air sungai yang tercemar limbah pabrik,” terang Abdul Muhari.

Selain itu, BPBD Kota Bekasi juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan pemilik jaringan pipa gas yang terdapat di Kota Bekasi. Diantaranya Perusahaan Gas Nasional (PGN), Perta Gas, hingga perusahaan BUMD. Tujuannya untuk mencari tahu penyebab bau yang dirasakan oleh warga tersebut.

”Sehubungan dengan hal ini, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Apabila mencium bau menyengat menyerupai gas, warga diharapkan segera menjauhi area yang terdampak, menghindari penggunaan api atau perangkat listrik yang dapat memicu ledakan, serta menutup hidung dan mulut dengan kain basah untuk meminimalisir paparan zat berbahaya,” terang dia. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore