Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Mei 2026 | 12.47 WIB

BPBD DKI Jakarta Tetapkan Pos Pintu Air Angke Siaga 1 Waspadai Banjir

BPBD DKI Jakarta tetapkan status bahaya atau siaga 1 di Pos Pantau Pintu Air Angke Hulu akibat kenaikan tinggi muka air (TMA) yang mencapai 350 sentimeter pada Selasa (5/5) dini hari. (Istimewa) - Image

BPBD DKI Jakarta tetapkan status bahaya atau siaga 1 di Pos Pantau Pintu Air Angke Hulu akibat kenaikan tinggi muka air (TMA) yang mencapai 350 sentimeter pada Selasa (5/5) dini hari. (Istimewa)

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menetapkan status bahaya atau siaga 1 pada Pos Pantau Pintu Air Angke Hulu. Hal itu akibat kenaikan tinggi muka air (TMA) yang mencapai 350 sentimeter pada Selasa (5/5) dini hari.

Berdasar informasi dari BPBD DKI Jakarta yang dilansir dari Antara, kenaikan drastis volume air tersebut terpantau mulai meningkat signifikan sejak Senin (4/5) petang. Hal itu seiring dengan intensitas hujan dan kondisi cuaca mendung di wilayah hulu sungai.

Data Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (5/5) pukul 00.00 WIB, tinggi muka air di Pos Angke Hulu berada di angka 350 cm dengan status Siaga 1 dan kondisi cuaca mendung. Status ini menunjukkan peningkatan dari pantauan empat jam sebelumnya, di mana pada pukul 20.00 WIB Senin (4/5), ketinggian air masih berada pada level 320 cm.

BPBD DKI Jakarta menginformasikan bahwa kenaikan air ini diprediksi akan sampai di pintu air Cengkareng Drain dalam waktu kurang lebih tiga jam ke depan. Pihak berwenang meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk segera melakukan langkah antisipasi mandiri guna menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa akibat luapan air.

Adapun rincian kronologis kenaikan air di Angke Hulu pada Senin (4/5) tercatat mulai pukul 17.00 WIB dengan TMA 220 cm (Siaga 3). Kondisi tersebut terus merangkak naik ke angka 280 cm pada pukul 18.00 WIB (Siaga 2), kemudian mencapai 295 cm pada pukul 19.00 WIB saat wilayah setempat diguyur gerimis, hingga akhirnya menyentuh level bahaya pada pukul 20.00 WIB.

Sejumlah wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara diprediksi akan dilalui aliran sungai tersebut. Di antaranya Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, dan Kembangan Utara.

Selain itu, wilayah Kedaung Kaliangke, Cengkareng Timur, Kapuk, Kapuk Muara, serta Kamal Muara juga diminta meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap potensi banjir.

Hingga Selasa (5/5) pukul 00.00 WIB, kondisi pintu air lainnya di Jakarta juga menunjukkan variasi status, di mana Pos Pasar Ikan berada pada level Siaga 2 dengan TMA 233 cm. Sementara itu, Pos Manggarai (775 cm), Karet (510 cm), Pesanggrahan (180 cm), dan Sunter Hulu (180 cm) terpantau berada pada status Waspada atau Siaga 3.

Sebelumnya, curah hujan tinggi yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5) telah memicu banjir di 55 rukun tetangga (RT). Selain itu, tiga ruas jalan utama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat juga tergenang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore