Minggu, 16 Maret 2025 | 03.05 WIB Viral Sejumlah Pemotor Terobos Trotoar, Marahi Seorang Bapak yang Duduk di Halte Bus
Sebuah potongan video viral di media sosial pada Sabtu (15/3). Dalam video tersebut, tampak sejumlah pengguna sepeda motor berusaha menerobos di antara halte bus. (Instagram InfoJkt)
JawaPos.com - Sebuah potongan video viral di media sosial pada Sabtu (15/3). Dalam video tersebut, tampak sejumlah pengguna sepeda motor berusaha menerobos di antara halte bus yang berdiri atas pedestrian. Akun media sosial infojkt24 mengunggah video tersebut menjelang magrib. Hingga pukul 19.40 WIB, sudah lebih dari 117 ribu warga net yang menonton video itu.
Dalam unggahan tersebut, mereka menyertakan keterangan. Mereka menulis bahwa sejumlah pemotor memarahi seorang bapak-bapak yang sedang duduk dekat halte tersebut. Menurut infojkt24 peristiwa itu terjadi pada Jumat (15/3) di sekitar Jalan Gatot Subroto, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Potongan video itu lantas mengundang reaksi dari netizen.
”Percuma nggak sih trotoar dilebarkan tapi tetap diambil alih motor atau jualan, jadi sekarang tuh kalau mau jalan kaki kayak gimana gitu,” tulis seorang warga net.
Tidak berhenti di situ, masih ada ratusan komentar lain yang dituliskan oleh warganet. Sebagian besar merasa heran dan geram atas tindakan sejumlah pemotor itu. Apalagi tampak pemotor yang meluapkan emosi kepada bapak-bapak yang sedang duduk di halte. Termasuk diantaranya pemotor yang mengenakan jaket salah satu penyedia jasa ojek online.
”Itu ojol (ojek online) sudah ada platnya, tinggal suspend doang,” komentar warganet tersebut.
Selain memarahi bapak-bapak yang duduk di halte, sejumlah pemotor juga tampak berusaha menggeser posisi duduk bapak-bapak itu karena merasa dihalangi. Namun demikian, bapak-bapak tersebut tetap duduk sambil memegangi telepon genggamnya. Warganet pun ramai-ramai membela bapak-bapak itu karena dinilai tidak salah.
”Kasih tahu rekan-rekan kalian, trotoar itu buat pejalan kaki,” tegas seorang netizen seraya menautkan beberapa akun media sosial komunitas ojek online. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan