ILUSTRASI: Hujan mengguyur Bundaran Patung Kuda. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Hujan mengguyur Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat sore (21/2). Meski deras, massa aksi Indonesia Gelap tetap berorasi. Mereka terus menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dari balik komando, terdengar seruan bahwa massa aksi tidak akan mundur meski hujan terus mengguyur. Kerumunan ribuan massa yang semula dominan berwarna hitam, seketika berubah warna-warna. Para peserta aksi berlindung dari guyuran hujan menggunakan mantel plastik warna-warni.
Aksi Indonesia gelap yang dilaksanakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil dan peserta aksi dari berbagai kalangan menuntut beberapa hal. Massa yang bergerak dari Taman Ismail Marzuki (TIM) ke Bundaran Patung Kuda mendesak pemerintah untuk mengabulkan tuntutan mereka.
”Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai semakin jauh dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat,” tulis Koalisi Masyarakat Sipil dalam keterangan mereka.
Melalui keterangan yang sama, mereka menyoroti berbagai persoalan di awal masa kepemimpinan Prabowo-Gibran. Mulai masalah pendidikan, agraria, hingga kebijakan ekonomi dan politik yang dinilai timpang. Berikut rincian tuntutan aksi Indonesia Gelap hari ini.
Ciptakan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis. Pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara.
Cabut PSN bermasalah: Wujudkan Reforma Agraria Sejati
Proyek Strategis Nasional (PSN) kerap menjadi alat perampasan tanah rakyat. Kami menuntut pencabutan PSN yang tidak berpihak pada rakyat dan mendorong pelaksanaan reforma agraria sejati.
Tolak UU MINERBA
Revisi UU Minerba hanya menjadi alat pembungkaman bagi rezim untuk kampus kampus dan lingkungan akademik ketika bersuara kritis.
Hapuskan Multifungsi TNI
Keterlibatan militer dalam sektor sipil berpotensi menciptakan represi dan menghambat kehidupan demokratis.
Sahkan RUU Masyarakat Adat
Masyarakat adat membutuhkan perlindungan hukum yang jelas atas tanah dan kebudayaan mereka.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
