Glodok Plaza. (Glodokplaza.com)
JawaPos.com - Glodok Plaza merupakan gedung yang terletak di Jalan Pinangsia Raya, Taman Sari, Jakarta Barat.
Tempat ini memiliki sejarah yang panjang yang membuatnya tetap eksis sampai saat ini. Pada awalnya, gedung ini difungsikan sebagai pusat perbelanjaan modern di Indonesia pada masa itu.
Dengan berbagai jenis usaha yang berkembang, Glodok Plaza termasuk ke dalam salah satu bangunan paling mewah pada masanya. Jenis usaha yang berkembang pesat di Glodok Plaza adalah usaha elektronik.
Melansir dari glodokplaza.com, Glodok Plaza diakui sebagai pusat perdagangan elektronik terbesar di Asia Tenggara, dan menjadi penopang utama dalam menggerakkan sektor perekonomian di kawasan tersebut
Renovasinya besar-besaran yang terjadi pada tahun 2001 telah membawa perubahan besar, peremajaan pada gedung Glodok Plaza dilakukan dengan perubahan konsep bangunan yang lebih cerah, serta diresmikan juga lantai ke delapan pada bangunan ini.
Di sekitar kawasan terdapat berbagai UMKM yang turut memutar roda perekonomian lokal, terdapat tempat makan, warung kelontong, dan pedagang kuliner yang menjajakan dagangannya di sekitar kawasan ini.
Apabila Anda ingin berbelanja perlengkapan elektronik di Jakarta Barat, Glodok Plaza merupakan pilihan yang tepat karena tempat ini menyediakan berbagai macam alat-alat elektronik yang lengkap.
Glodok Plaza juga dikenal sebagai pusat audio dan karaoke terbesar di Jakarta sehingga tidak mengherankan jika Glodok Plaza menyandang status sebagai pusat perdagangan elektronik terbesar se Asia Tenggara.
Namun, tahukah Anda bahwa Glodok Plaza juga menyimpan fakta menarik? termasuk sejarah yang panjangnya yang dimulai sejak zaman kolonial dan baru diresmikan sebagai Glodok Plaza pada tahun 1977 silam? Melansir dari setiapgedung.id, Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang Glodok Plaza.
Bangunan difungsikan sebagai penjara pada era kolonial
Pada era penjajahan Belanda di, kawasan yang sekarang menjadi lokasi Glodok Plaza dulunya merupakan sebuah penjara yang dikenal sebagai Lembaga Pemasyarakatan Khusus (LPK Glodok), tempat ini dikhususkan sebagai tempat penampungan bagi tahanan yang akan menghadapi eksekusi mati. Pada bulan November 1926 Wakil Presiden Pertama Indonesia, yaitu Muhammad Hatta sempat ditahan di kawasan ini, sebelum akhirnya dipindahkan ke Boven Digoel di Belanda.
Pada awal tahun 1970 an LPK Glodok dijual oleh pemprov DKI kepada Multi Plaza Properties. Kemudian pada April 1977 Glodok Plaza resmi berdiri dan beroperasi, berkat PT Nusa Raya Cipta. Kawasan Mall ini kemudian ramai ditempati oleh berbagai jenis usaha, dengan mayoritas adalah toko-toko yang menjual peralatan elektronik.
Pernah mengalami kejadian kebakaran sebelumnya

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
