
Photo
JawaPos.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah memastikan revitalisasi Monas bagian selatan tidak akan mengurangi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dia bahkan menjanjikan luas RTH akan semakin bertambah setelah revitalisasi selesai dikerjakan.
"(Di Monas) nambah RTH-nya. Jadi, kita enggak berdosa. Tambah kok," kata Saefullah di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (25/1).
Dia menjelaskan, sejauh ini banyak beredar informasi yang tidak benar. Misalnya soal 200 pohon yang dikorbankan untuk proyek revitalisasi ini. Saefullah memastikan tidak ada penebangan pohon di Monas bagian selatan.
Pohon-pohon yang berada di area revitalisasi seluruhnya dipindahkan ke Monas bagian barat dan timur. Itupun kata dia, jumlahnya hanya 85 pohon, tidak mencapai 200 seperti yang disebutkan selama ini.
"Jumlah yang fix hasil rapat kami, pohon yang kami pindahkan, ke sisi barat (Monas) angkanya 55, sisi timur 30. Jadi, angkanya masih saya hafal," tegasnya.
Atas dasar itu, Saefullah meminta kepada masyarakat agar menunggu hingga pertengahan Februari 2020 sampai proyek revitalisasi ini selesai. Pada saat itu, baru akan terlihat apakah ada yang masih perlu dikritisi atau tidak.
"Nanti kita lihat, kita kritisi, kita observasi, kita nikmati bersama di situ," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan, revitalisasi Monas merupakan proyek jangka panjang. Pemprov menaegetkan akan dilaksanakan tiga tahap selama tiga tahun. Tujuannya untuk menata Monas bukan merusak.
"Monas itu tidak pernah disentuh dari sejak awal diresmikan, peluncuran peletakan batu pertama oleh Presiden kita sampai sekarang ini proses belum selesai," pungkas Heru.
Sebagai informasi, di bagian selatan Monas yang sejajar dengan Jalan Medan Merdeka Selatan, atau yang bersebelahan dengan Ikatan Restoran dan Taman Indonedia (IRTI) akan dibangun Plaza Selatan Monas. Pada keterangan yang dipasang di sekitar proyek, Plaza Selatan Monas ini akan difungsikan sebagai ruang terbuka publik yang juga berfungsi sebagai Plaza Upacara dan Plaza Parade.
Lantai plaza akan dihiasi cahaya dari inground lighting. Pada area tempat duduk akan dipasang step light dan up light pada pohon. Di area ini juga akan dibangun kolam pantulan bayangan, dengan pencahayaan dari dalam kolam dengan tipe underwater lighting.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
