Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 18.32 WIB

KPU DKI Jakarta Tegaskan Tak Keluarkan Hasil Real Count

Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata membuka debat Pillada DKI Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata membuka debat Pillada DKI Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Jakarta menegaskan tidak mengeluarkan perhitungan real count untuk Pilkada Jakarta 2024. Hasil yang akan diumumkan adalah penghitungaj manual berjenjang dari tingkat bawah.
 
"Kami KPU tidak mengeluarkan real count ya, kami melakukan namanya rekapitulasi manual berjenjang, baik tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, Jumat (29/11).
 
Terkait pasangan nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno yang telah mendeklarasikan diri memenangkan Pilkada Jakarta, Wahyu tak mempersoalkannya. Namun, hasil resmi tetap mengacu kepada penghitungan manual KPU DKI Jakarta.
 
 
"Mengenai hasil yang sudah diumumkan oleh pasangan calon tertentu, menurut kami itu hak pasangan calonnya untuk menyampaikan informasi-informasi yang mereka punya, tapi kami tetap berpegang bahwa hasil resmi itu hanya yang dikeluarkan oleh KPU," jelasnya.
 
Sebelumnya, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno mendeklarasikan diri memenangkan Pilkada Jakarta 2024. Deklarasi ini dilakukan mereka setelah mendapat laporan penghitungan suara oleh KPUD Jakarta.
 
Pramono mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya, dirinya mendapat 2.183.577 suara atau 50,07 persen suara sah di Pilkada Jakarta 2024. Jika melihat data itu, maka Pilkada Jakarta berakhir satu putaran.
 
"Dengan penuh rasa syukur mendalam kepada seluruh warga Jakarta yang memberikan hak pilih, kami mendeklarasikan nomor 3 telah memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta dalam 1 putaran 50,07 persen," kata Pramono di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (28/11).
 
 
Pramono menyatakan, dirinya mendapat kelebihan 2.943 suara dari minimal 50 persen suara sah Jakarta. Meski begitu, Pramono tetap menunggu pengumuman resmi dari KPUD Jakarta.
 
"Kita semua tetap menunggu pengumuman resmi rekap manual dari KPUD Jakarta sebagai penyelenggara, kami sangat mengapresiasi tranparansi KPUD Jakarta dalam perhitungan suara. Sekua ini untuk kepentingan Jakarta dan negara," jelasnya.
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore