Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 September 2024 | 19.08 WIB

Mengenal Istana Bogor, Istana Megah dan Sejuk di Tengah Kebun Raya

Istana Bogor, bangunan megah yang bersejarah di Kota Bogor. (Presidenri.go.id - BPMI Setpres)

JawaPos.com - Istana Bogor merupakan salah satu bagunan megah yang terdapat di dalam wilayah Kebun Raya Bogor. Istana ini merupakan salah satu dari beberapa Istana kepresidenan yang ada di indonesia. Istana ini sering digunakan pada masa Pemerintahan Joko Widodo, untuk menyambut tamu negara yang datang ke Indonesia.

Dilansir dari laman resmi sekretariat negara, awalnya Istana Bogor dibangun untuk menjadi sebuah vila tempat bersinggah dan beristirahat bagi gubernur Jenderal Hindia Belanda, yang menganggap bahwa Kota Batavia terlalu panas dan juga ramai. Pada akhirnya, wilayah Kampong Baroe yang lebih sejuk dipilih untuk membangun sebuah bangunan tempat istirahat.

Pembangunan dimulai pada tahun 1744, dan setahun kemudian wilayah sekitar pembangunan diberi nama “Buitenzorg”, yang kelak akan menjadi Kota Bogor. Pada 1750-an, terjadi sebuah pemberontakan Banten yang menjadikan bangunan awal Istana Bogor, yang merupakan sebuah vila menjadi rusak berat. Setelahnya bagunan ini kembali di renovasi dan mempertahankan arsitektur awalnya.

Pada masa kepemimpinan Gubernur Jenderal Willem Daendels, bangunan utama di rombak dan ditambahkan 1 tingkat di atasnya, dan dibangun penambahan di bagian kiri dan kanan bagian utama bangunan tersebut. Selanjutnya, pada masa kepemimpinan Gubernur Jenderal Baron van der Capellen, wilayah sekitar bangunan yang kelak menjadi Istana Bogor tersebut dijadikan kebun raya, yang sekarang dikenal dengan nama Kebun Raya Bogor.

Pada 10 Oktober 1834, terjadi gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah Buitenzorg dan sekitarnya. Gempa bumi ini diakibatkan oleh Gunung Salak yang meletus. Akibat dari bencana ini, bangunan awal Istana Bogor menjadi rusak berat. 

Untuk memperbaikinya, bangunan awal yang rusak berat akhirnya dirobohkan dan dibangun ulang. Pembangunan gedung baru inilah yang sampai sekarang berdiri kokoh dan megah sebagai Istana Bogor. Dengan memperhatikan lokasi wilayah yang sering gempa, maka arsitektur Istana Buitenzorg saat itu hanya dirancang satu lantai saja.

Pada tahun 1870, Istana Buitenzorg resmi menjadi kediaman bagi Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Sehingga sejak tahun 1870 sampai berakhirnya penjajahan Belanda pada tahun 1942, total ada 44 gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menghuni Istana Buitenzorg ini.

Pada masa penjajahan Jepang, Gubernur Jenderal terakhir yang berkediaman di Istana ini yakni Alidius Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Istana Bogor akhirnya diserahkan kepada Pemerintahan pendudukan Jepang pada 1942 yang diwakilkan oleh Jenderal Imamura.

Setelah masa kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1950an Istana Bogor mulai digunakan oleh pemerintahan Indonesia, dengan penambahan beberapa bagian di Istana. Pada masa ini juga, istana Bogor resmi menjadi kantor kepresidenan serta kediaman resmi presiden. Pada 1964 dibangun sebuah paviliun untuk menjadi ruang peristirahatan presiden beserta keluarga, yang pada 2015 kembali ditempati oleh Presiden Joko Widodo. 

Saat kepemimpinan Presiden Soeharto, dia mengizinkan Istana Bogor dapat dikunjungi oleh masyarakat umum, dan juga wisatawan mancanegara. Istana Bogor menjadi saksi sejarah atas terselenggaranya Jakarta Informal Meeting I, serta pertemuan APEC 1994 yang melahirkan deklarasi Bogor.

Istana Bogor juga memiliki banyak koleksi yang disimpan didalamnya, seperti hadiah marmer dari Uni Soviet, Italia, dan ragam koleksi yang lainnya. Selain itu terdapat 216 patung, dan lukisan di Istana Bogor yang berjumlah sampai 448 buah. Sampai sekarang Istana Bogor masih difungsikan sebagai kantor kepresidenan juga sebagai kediaman resmi presiden. Istana Bogor telah menjadi ikon Kota Bogor yang dikenal luas oleh masyarakat. Istana megah yang terdapat di tengah Kebun Raya Bogor ini arsitekturnya juga dapat dinikmati oleh para wisatawan yang mengunjungi Kebun Raya Bogor.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore