Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 September 2024 | 20.57 WIB

Ridwan Kamil Janji Beri Insentif untuk Guru Ngaji di Jakarta, Anggarannya Bakal Diambilkan dari Zakat

Ridwan Kamil jelaskan Strategi menggaet pemilih di Pilkada Jakarta 2024. (Tazkia Royyan/JawaPos.com) - Image

Ridwan Kamil jelaskan Strategi menggaet pemilih di Pilkada Jakarta 2024. (Tazkia Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) berjanji akan memberikan insentif kepada guru ngaji di Jakarta dari dana zakat. Hal itu ia sampaikan usai mendapat keluhan dari warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

"Semua yang sifatnya ibadah tidak harus selalu dari APBD," ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/9).

RK mengatakan bahwa insentif untuk guru ngaji dari zakat itu sudah dilakukan saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. 

"Saya sudah buktikan kan. Kalau yang muslim namanya zakat, saya bikin zakat online, dulu. Dibayar di depan," ungkapnya. "Dari target akhir jabatan di Rp 1,7 Triliun berakhir di Rp 3,2 Triliun," sambung RK.

Guru ngaji, kyai, hingga marbot, kata RK, bisa mendapatkan insentif dari zakat tersebut karena mereka termasuk dalam kategori mustahik atau penerima zakat dari golongan Fisabillah. 

"Itu ada namanya pintu Fisabillah, berjuang di jalan Allah. Di situ nanti guru ngaji dan kyai masuk ketegori itu. Marbot masuk kategori itu," ucapnya. 

"Semua disejahterakan lewat pintu itu, tidak harus selalu APBD," pungkas RK.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore