
Relawan membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (18/8). (Indonesia Care untuk JawaPos.com)
JawaPos.com - Ribuan korban kebakaran di Manggarai, Jakarta Selatan, masih mengungsi di tempat penampungan. Di antara korban yang kini menjadi penyintas itu terdapat anak-anak. Para anak-anak itu masih mengalami trauma.
Agar lepas dari trauma atas kebakaran hebat pada Selasa (13/8) dini hari itu, sejumlah relawan dari beragam lembaga filantropi berupaya memberikan bantuan kepada korban, Minggu (18/8). Salah satunya memberikan trauma healing untuk mengembalikan kondisi psikologis anak-anak setempat.
"Ada 1.000 KK (kepala keluarga) mengungsi di beberapa titik pengungsian. Ratusan anak-anak juga mengalami trauma," ujar Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE Mohammad Syahri di kawasan bengkel KAI Manggarai yang menjadi salah satu titik pengungsian penyintas kebakaran.
Mohammad Syahri yang biasa disapa Choy itu menegaskan, Indonesia CARE bersama Squad Penanggulangan Bencana Indonesia (PBI) hari Minggu (18/8) turut serta membantu pemerintah, yaitu melakukan kegiatan kerja bakti bersama.
"Kami kerahkan puluhan relawan Indonesia CARE ikut menyingkirkan puing-puing sisa kebakaran," terangnya.
Selain kerja bakti, Indonesia CARE juga menerjunkan relawan psikososial untuk menghibur anak-anak yang menjadi korban kebakaran. "Kami ingin anak-anak tidak bersedih terus menerus. Kami gelar dongeng dengan menghadirkan pendongeng kami Kak Iwan dan boneka lucunya Waninan," ujar Dwiky selaku kordinator Rescue Indonesia CARE.
Dwiky berharap para penyintas segera bangkit kembali dan bisa hidup normal lagi. "Segera terbangun lagi hunian yang habis di lalap api," harapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, sebanyak 3.019 jiwa dari 1.050 KK terdampak kebakaran. Kini mereka sudah mengungsi ke tempat lebih aman. "Tercatat, tujuh orang terluka dan sudah ditangani petugas kesehatan," terangnya.
Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji mengatakan, sejumlah lokasi pengungsian telah tersedia. Yaitu, di pergudangan Infinia di Jalan Minangkabau, Masjid Al Falah di RW 07, dan SDN 05 Manggarai di RW 09.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
